Minta Didoakan, Ivo Mahasiswi Pascasarjana Dibakar Mantan Pacar Jalani Operasi Keempat

Hovonly Aprista Simbolon alias Ivo (27), mahasiswi Pascasarjana Unimed bidang manajemen yang jadi korban pembakaran

Penulis: Chandra Simarmata |
Facebook
Herald Hasibuan bersama kekasihnya, Hovonlin Simbolon 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Hovonly Aprista Simbolon alias Ivo (27), mahasiswi Pascasarjana Unimed bidang manajemen yang jadi korban pembakaran mantan pacarnya Herald Hasibuan, direncanakan akan menjalani operasi ke-4 di rumah sakit Columbia Asia Medan pada hari Selasa esok.

Hal ini dikatakan oleh Yuli Simbolon yang juga kakak kandung Ivo kepada Tribun Medan.

"Tadi ketemu dengan Dr. Frank. Ivo akan dioperasi ke-4 hari Selasa. Masih tersisa beberapa kali operasi Lagi. Doakan ya," ujarnya, Senin petang (19/11/2018).

Saat ini, kata Yuli, kondisi adiknya itu sudah stabil meski alat ventilator masih tetap terpasang di mulut agar tidak mengalami sesak nafas. Namun menurut dokter yang menangani, sambung Yuli, kondisi adiknya itu masih tetap naik turun.

"Hari ke-8, Kondisi adek kami, Ivo Simbolon stabil. Tapi ventilator masih harus dipasang mencegah sesak. Kata Dr. Frank Buchari yang menangani, kondisinya masih naik turun. Kadang stabil kadang turun," terangnya.

Yuli juga mengatakan, ada beberapa hal yang membuatnya sedih melihat kondisi adiknya itu. 

Hovonly Simbolon alias Ivo (27), mahasiswi yang menjadi korban keganasan akibat dibakar mantan pacarnya Herald Hasibuan.
Hovonly Simbolon alias Ivo (27), mahasiswi yang menjadi korban keganasan akibat dibakar mantan pacarnya Herald Hasibuan. (Tribun Medan / HO)

Yuli bercerita, saat mengunjungi adiknya itu pada pagi hari, Ivo meminta pulpen untuk menulis. Hasil tulisannya Ivo itulah yang membuat Yuli turut merasa sangat sedih.

"Pagi tadi kami visit Ivo. Hancur hatiku. Dia minta pulpen untuk menulis. Katanya: 'kakak kawani aku di sini. Aku takut dia datang. Kapan pindah ke ruangan biar ada kawanku'. Sedihnya aku. Dia gak bisa tidur semalaman. Dia mimpi didatangi si pelaku. Suster bilang dia selalu panggil suster untuk ditemani karena dia gak bisa tidur," ungkap Yuli.

Selain itu, menurut Yuli, efek trauma akibat dibakar mantan pacarnya, juga dapat terlihat dengan jelas oleh keluarga dari wajah Ivo . 

Karena itu, mereka pun berharap Ivo bisa segera pulih dan pindah ruangan sehingga keluarga bisa lebih bebas menjaga dan membantu menghilangkan traumanya.

"Efek trauma dapat terlihat jelas di wajahnya. Tiap saat kami berusaha menenangkan dan menyemangatinya walau tanda cemas tetap terlihat jelas di wajahnya. Katanya: 'ada anak-anak kecil di kepalanya tiap malam'. Kami bilang itu malaikat Tuhan yang menjaganya. Sedih kali aku. Andai bisa kukawani dia," ungkapnya lagi.

Saat ditanya tentang biaya perawatan Ivo hingga saat ini, Yuli mengatakan hingga hari ini tercatat biaya rumah sakit sudah mencapai angka Rp 183 Juta. 

Dari jumlah tersebut, dan atas bantuan para dermawan juga, pihak keluarga telah membayarkan sebagian dari biaya pengobatan Ivo pada pihak RS. 

Meski masih membutuhkan bantuan untuk biaya pengobatan Ivo yang masih berlanjut, Yuli tetap berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mereka hingga saat ini.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved