Hari Ini Pemprov Sumut Relokasi Rumah yang Terkena Bencana di Madina
Relokasi dari rumah-rumah yang hancur akibat diterjang banjir dan juga longsor di Kabupaten Madina
Penulis: Satia |
"Makanya itu, kita tidak memperbolehkan Lagi mereka untuk kembali tinggal di sana, dan sudah menjadi kebijakan oleh pemerintah. Para pengungsi saat ini berada di tempat pengungsian baik itu rumah saudara juga tempat umum. Logistik setiap hari kita pasok dan tidak kekurangan,"kata dia.
Pembangunan sekolah saat ini masih dalam proses pembahasan, ada beberapa yang hancur bahkan tidak seperti utuh kembali.
Riadil menyampaikan, bahwa bangunan sekolah yang terkena bencana ada beberapa sudah tidak layak bagi para siswa untuk belajar.
Setelah itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyampaikan, melalui Riadil mengatakan bahwa seluruh kepada daerah yang berada di Sumut untuk mengeluarkan Izin Medirikan Bangunan (IMB) di tiap-tiap area rawan bencana.
"Seluruh kepala daerah diminta oleh Gubernur untuk segera melakukan kebiajakan izin mendirikan bangunan (IMB), meliputi wilayah pinggir sungai dan tebing curam, apalagi rawan bencana daerahnya," ujarnya.
Ada faktor selain cuaca ekstrim yang terjadi di Madina, sambung Riadil, dirinya percaya bahwa prihal bencana belakang yang terjadi itu adalah musibah dari Tuhan kepada Manusia.
Dirinya menyampaikan bahwa dari zaman dahulu sudah sering terjadi hujan, tetapi tidak pernah sampai memakan korban.
"Kalau dari sisi non fisik atau keimanan, kita percaya itu adalah musibah yang dibebankan kepada manusia itu, kata pak Edy. Kalau hujan dari zaman dahulu harus ya hujan terusnya, kenapa sekarang ini bisa terjadi kerusakan dan memakan korban. Kita kembali dulu kepada keimanan, apa salah Dan dosa yang kita lakukan," katanya.
Edy Rahmayadi saat berada di lokasi bencana alam, menyampaikan bahwa seluruh masyarakat diminta untuk sering memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar dapat diberi perlindungan olehnya
"Pak Edy memerintahkan untuk melakukan salat taubat, kemarin sempat mendapatakan kabar, bahwa Bupati mengadakan dan mengajak masyarakat untuk salat taubat," katanya.
Pada sebelumya, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Provinsi Sumatera Utara Mardiaz Kusin, turut hadir dalam rapat dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, dalam rangka membahas permasalahan bencana alam, di lantai 10, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Kamis (18/10/2018).
Dalam keterangannya, Mardiaz Kusin menyambut baik keinginan Edy Rahmayaditersebut. Pihaknya siap untuk membantu pembuatan SOP Sispam Kota.
Namun, untuk mewujudkan hal itu membutuhkan pembahasan yang relatif panjang dan memakan waktu.
“Selama ini yang ada baru sistem pengamanan objek vital, sedangkan untuk Sispam Kota memang belum ada. Sudah pernah ada rencana membuat Sispam Kota, tetapi membutuhkan pembahasan yang panjang dan lama. Karena harus menghitung jumlah orang, pergerakannya, juga luas wilayah,” ujarnya. Dirinya yang tampak mengenakan pakaian dinas dengan pangkat bintang dua, duduk tepat di sebelah gubernur.
(Cr19/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gubernur-sumatera-utara-edy-rahmayadi-mengunjungi-sman-2-plus.jpg)