STMIK Triguna Dharma Berikan Penghargaan di Momen Wisuda

STMIK Triguna Dharma menggelar acara wisuda untuk 777 mahasiswanya di Selecta Covention Hall, Jalan Listrik

Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
STMIK Triguna Dharma menggelar acara wisuda untuk 777 mahasiswanya di Selecta Covention Hall, Jalan Listrik nomor 2 Petisah Tengah Medan, Sabtu (24/11/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - STMIK Triguna Dharma menggelar acara wisuda untuk 777 mahasiswanya di Selecta Covention Hall, Jalan Listrik nomor 2 Petisah Tengah Medan, Sabtu (24/11/2018).

777 wisudawan tersebut datang dari empat program studi yang berbeda yaitu Sistem Informasi, Sistem Komputer, Manajemen Informatika, dan Teknik Komputer.

Dalam momen ini STMIK memberikan penghargaan pada civitas akademika baik dari kalangan dosen, pegawai, dan wisudawan terbaik. Ada masing-masing dua orang dari pegawai dan dosen yang menerima penghargaan.

"Untuk dosen kriteriannya dipilih melalui angket yang diisi oleh mahasiswa dan indeks prestasi dosen yang dinilai secara periodik dan berkelanjutan sedangkan pegawai dinilai dari kinerjanya," tutur pembawa acara.

Ketua STMIK Triguna Dharma, Rudi Gunawan, SE, M.Si menyatakan pemberian penghargaan ini dilaksanakan setiap pelaksanaan wisuda. Tujuannya agar dosen dan pegawai bisa berkompetisi dalam hal yang positif.

"Apresiasi ini juga diberikan agar bisa memotivasi para pegawai dan dosen supaya semakin meningkatkan dan mempertahankan kinerja," katanya.

Para mahasiswa yang memiliki nilai Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK tertinggi juga dinobatkan sebagai wisudawan terbaik. Kampus memberikan apresiasi berupa beasiswa untuk melanjutkan ke jenjang strata satu bagi lulusan diploma tiga.

"Peringkat tiga dibebaskan biaya pendidikan 50 persen, peringkat kedua 75 persen, dan peringkat pertama beasiswa 100 persen," tutur Rudi.

Orang tua wisudawan, Suito memyampaikan terimakasihnya kepada STMIK Triguna Dharma yang sudah mengajarkan ilmu untuk para mahasiswa.

"Tentu kami tidak bisa membalas apa yang sudah bapak dan ibu berikan, semoga ini bisa menjadi amal jariah bapak dan ibu," katanya saat memberikan kata sambutan mewakili orang tua.

Ia juga memohon maaf jika anak-anak tersebut melakukan kesalahan dalam proses belajar mengajar saat dibangku kuliah dulu.

"Saya juga mengingatkan anak-anak di sini agar selalu meminta ridho orang tua dalam melangkah. Karena Ridho Allah akan ada ketika orang tua kalian ridho juga," katanya.

Hal ini disampaikannya karena rasa harunya akan seorang mahasiswi yang menyanyikan lagu yang berjudul Bunda untuk orang tuanya dalam prosesi wisuda itu.

Bukan hanya Suito, seluruh orang tua, dosen, pegawai, pun turut larut dalam haru dalam penampilan mahasiswi cantik itu saat memberikan bunga sambil memeluk kedua orang tuanya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved