5 Polisi Diserang saat Cek TKP, Puluhan Warga Bawa Panah dan Kapak, Ternyata Ini Penyebabnya
Akibat peristiwa ini, 5 polisi terluka, termasuk Kabag Ops Polres Merauke AKP Leonardo Yoga. Mobil yang ditumpangi Kabag Ops juga rusak.
Pada saat bersamaan, datang 40-an warga yang diduga dipengaruhi minuman beralkohol sambil membawa parang, kapak, besi, kayu, dan panah.
TRIBUN-MEDAN.com - Sekelompok warga di Jalan Maluku, Kompleks Belakang RSUD Merauke, Papua menyerang aparat kepolisian yang tengah mengecek informasi dari masyarakat, Sabtu (24/11/2018).
Akibat peristiwa ini, 5 polisi terluka, termasuk Kabag Ops Polres Merauke AKP Leonardo Yoga.
Mobil yang ditumpangi Kabag Ops juga rusak.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustafa Kamal menyampaikan, peristiwa ini terjadi pukul 18.00 WIT.
Saat itu, ada seseorang yang datang menggunakan sepeda motor sambil membawa kapak.
Warga yang melihat hal itu kemudian mengejar orang tersebut karena dianggap sebagai pelaku penculikan anak.
"Orang tersebut berhasil melarikan diri," kata Kamal, Minggu (25/11/2018).
Polres Merauke mendapat informasi itu.
Fakta Baru Mayat dalam Lemari, Korban Janjikan Rp 1,8 Juta hingga Adanya 13 Adegan Habisi Nyawa
Sempat Viral, Pernikahan Kakek 72 Tahun dengan Mahasiswi Bermahar Rp 1,4 Miliar Akhirnya Kandas
Samsung Galaxy A9, Smartphone Terbaru dengan Empat Kamera, Ini Harga dan Spesifikasinya
Udar 5 Fakta Icha Gwen, Dj Cantik yang Dituduh Menjadi Muasal dari Gugatan Cerai Gisel atas Gading
Pedangdut Sisca Dewi Dituduh Peras Irjen BS, Saksi Ungkap Bulu Perindu 2 Helai Rambut Biar Moncer
Istri Pilih Pria Lain, Sule Justru Legawa Beri Mobil dan Rumah hingga Tanah, Ini Penyebabnya
Bikin Pangling, Kemal Mochtar Sukses Ubah Penampilan dan Turunkan Berat Badan hingga 55 Kg
10 Alasan Bule Suka pada Perempuan Indonesia, Pria Ukraina Bongkar Musababnya
Kemudian, AKP Leonardo Yoga menuju tempat kejadian perkara (TKP) bersama 8 anggota polisi lainnya.
Tiba di TKP, AKP Yoga kemudian menemui warga untuk menanyakan permasalahan yang terjadi.
Namun, pada saat bersamaan, datang 40-an warga yang diduga dipengaruhi minuman beralkohol sambil membawa parang, kapak, besi, kayu, dan panah.
Sekelompok warga itu kemudian memprovokasi warga lainnnya dengan mengatakan, "Kamu polisi sudah kerja sama dengan pencuri tadi," dan menyuruh petugas kepolisian untuk mundur.
Gadis 17 Tahun Disetubuhi Bergilir Tiga Pria seusai Berpacaran, Kekasih Pria Lari Tinggalkan Korban
Ingatkah Kamu dengan Afifa Syahira? Lama Tak Terdengar Kabarnya, Kini Makin Cantik Berhijab
Viral, Driver Ojol Ini Punya Cara Unik Hibur Penumpangnya yang Menangis karena Baru Diputusin
Viral, Seorang Ibu Hentikan Sepeda Motornya di Tengah Jalan untuk Cek Pesan di Handphone
Menilik Isi Apartemen Marion Jola selepas Jadi Artis Terkenal, Ada Benda yang Langsung Diumpetin
Cara Mudah Menyembunyikan Foto dan Video di Instagram tanpa Menghapusnya, Simak di Sini
3 Kisah Cinta antara Murid dan Guru yang Berujung Pernikahan, Mulai dari Artis hingga Presiden
"Menyikapi situasi tersebut, Kabag Ops Leonardo Yoga berusaha menenangkan massa namun tidak berhasil," ujar Kamal.
Selanjutnya, Leonardo Yoga bersama anggota polisi lainnya mundur.
Akan tetapi, massa sudah tidak bisa dikendalikan kemudian mereka menyerang petugas dan kendaraan dinas secara brutal.
Untuk mengendalikan warga, polisi melepaskan tembakan peringatan ke udara.
Update Kasus Baiq Nuril, Kronologi Rekaman Percakapan Mesum Tersebar, Kepsek Bahas Hubungan Badan
Jurnalis Jamal Khashoggi Dimutilasi 15 Orang Sambil Diperdengarkan Musik di Konsulat Arab Saudi
Menilik 15 Potret Fenomena Alam yang Unik dan Langka dari Seluruh Dunia
Cukup Gunakan Kapur Barus, Rambut Beruban Bisa dengan Mudah Diatasi, Begini Cara Membuat Ramuannya
Viral, Wanita Mengaku Tertular HIV saat Melakukan Facial, Kisahnya jadi Pembelajaran
Miliki Cara Tak Biasa untuk Menunjukkan Perasaannya, 5 Zodiak Ini Terkadang Bikin Salah Paham
Atlet Kickboxing Robohkan Master Tai Chi hanya dengan Satu Pukulan dan Bertarung 5 Detik
Namun, upaya itu tidak berhasil.
Warga tetap menyerang petugas.
"Kemudian Kabag Ops Polres Merauke meminta bantuan ke Mapolres," ujar Kamal.
Setelah berhasil mengendalikan situasi, polisi kemudian mengamankan 27 pemuda yang diduga sebagai provokator.
Berikut identitas korban:
Pihak polisi
1. Kabag Ops AKP Leonardus Kabag Ops (mengalami luka gores di pipi sebelah kanan).
2. Bripda Ansar (luka gores di pergelangan tangan kanan).
3. Bripda Toni Givaru (luka robek di kepala).
4. Bripda Matias Nauce (luka memar pada rusuk kanan).
Korban masyarakat
1. Melkiar Jebo (20), mahasiswa (luka dibagian dada kiri).
2. Bade Basius (20), mahasiswa (luka pada kepala 3 jahitan).
Baca: 7 Fakta Terkait Pembunuhan Jeni Situmorang (Siringoringo), Pelaku Mahasiswa RT Purba Ditangkap
Baca: Roy Marten Selaku Orangtua Angkat Bicara Terkait Perceraian Anaknya, Gading Marten dengan Gisella
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/polisi-diserang_merauke_papua.jpg)