Demi Mendapatkan Uang dan Permen, Para Wanita Ini Blokir Setiap Jalan yang Akan Dilewati Pengantin

Setelah tawar menawar di kedua sisi, baik pihak keluarga maupun para bibi mencapai kesepakatan.

TRIBUN MEDAN/Ist
100 orang wanita paruh baya memblokir jalan agar pengantin tidak bisa melewati jalan itu,sampai mereka mendapatkan uang.(Pear Video) 

TRIBUN-MEDAN.com - Selalu ada cara untuk menghasilkan uang sendiri, tanpa terikat dalam sebuah perusahaan. Mulai menawarkan barang ataupun jasa.

Tapi tidak sedikit orang menghasilkan uang dengan menghambat orang lain. Dan ini mungkin adalah cara mencari uang yang tidak biasa.

Sebuah kelompok pengusaha di kota Luoyang, Henan, telah menemukan cara yang tidak biasa tetapi efektif dalam menghasilkan uang ekstra.

Melansir sebuah video yang beredar di media sosial sejak Senin lalu, menunjukkan sebuah kelompok yang berisikan hampir 100 wanita memblokir konvoi pernikahan.

Mereka melakukan ini agar rombongan pengantin tidak meninggalkan daerah perumahan.

Dan enggan untuk bubar sampai mereka mendapat bayaran.

Antara keluarga pengantin dan anggota rombongan ibu-ibu akhirnya bertemu dan melakukan kesepakatan.

Setelah tawar menawar di kedua sisi, baik pihak keluarga maupun para bibi mencapai kesepakatan.

Yakni, para bibi menerima pembayaran 800 yuan atau Rp 1,6 juta, ditambah permen pernikahan dan rokok.

Tidak hanya sekali, mereka bahkan sudah menyusun rencana untuk melakukan ini setiap adanya pesta pernikahan.

Menurut salah satu sumber, para bibi mengetahui daftar siapa saja yang berencana untuk menikah dari petugas keamanan lingkungan.

Dan ketika hari itu tiba, mereka langsung mengambil posisi untuk memblokir jalan yang dilewati pihak keluarga pada hari istimewa mereka.

Dari kegiatan yang tak biasa ini, mereka dapat menghasilkan hingga 1.000 yuan dari setiap keluarga dan kemudian dibagikan secara merata.

Pernah sekali, mereka menghentikan lima konvoi pernikahan dalam satu hari. 

Bisa dibayangkan berapa banyak uang yang bisa dihasilkan dari aktivitas itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved