Makna Ritual 'Pangelekon Tao' Demi Kebaikan Danau Toba

Kerusakan Danau Toba dan kawasa semakin tidak terbendung. Penyebab kehancuran mulai dari penebangan

Penulis: Arjuna Bakkara |
Tribun Medan/Arjuna Bakkara
Ritual "Pangelekon Tao" Untuk Kebaikan Danau Toba Kamis, 29 November 2018 lalu di Tepi Danau Toba. Tepatnya di Desa Sosor Nangka, Parapat, Simalungun. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.COM, PARAPAT - Kerusakan Danau Toba dan kawasa semakin tidak terbendung. Penyebab kehancuran mulai dari penebangan hutan di Kawasan, perusahaan-perusahaan yang membudidayakan Keramba Jaring Apung, limbah masyarakat menjadi pemicu. 

Gunung-gunung penyembur berkat, serta Danau perkasa yang telah memberikan sumber penghidupan bagi segenap pengisinya kini digempur dari hulu sampai ke hilir. Seperti terpantau, seminggu terakhir ada ikan-ikan bermatian hingga Minggu (2/12/2018) pagi.

Pesona Danau Toba digantikan bangkai-bangkai ikan jenis "Ikan Kaca-kaca" berserakan di bibir Pantai Danau Toba. Hal itu menandakan, ada yang tidak baik dengan ekosistem Danau Toba, atau kata lain semakin parah.

Menjaga keselarasan diri dengan alam, sesama manusia, maupun ke Penciptanya, sejumlah masyarakat yang teguh dengan prinsip leluhur menjaga alam masih tetap berupaya mengembalikan Pesona Danau Toba

Seperti, yang dilakukan sejumlah warga Masyarakat Adat Sihaporas dalam ritual "Mangajjab" pada Oktober lalu. 

Meski dilakukan dalam empat tahun sekali sejak jaman dahulu, selalu terselip doa-doa keselamatan alam Kawasan Danau Toba agar tidak terjasi bencana atas penebangan hutan yang ijinnya mudah dikeluarkan Pemerintah kepada pengusaha bubur kertas raksasa.

Kemudian, upacara ritual "Hahomion Pangelekan Tao Toba" dengan memohon maaf kepada maha Pencipta serta para leluhur di gelar Kamis, 29 November 2018 lalu di Tepi Danau Toba. Tepatnya di Desa Sosor Nangka, Parapat, Simalungun. 

Ritual ini dipimpin oleh tokoh adat sekaligus tokoh penghayat kepercayaan yakni Theodore Galimbad Bakkara dan Togaraja Bakkara.

Adapun tujuan ritual ini tidak hanya bermohon doa dan pengharapan namun juga merupakan ungkapan pegakuan atas segala salah dan dosa. 

“Kami percaya bahwa segala bencana atau malapetaka yang terjadi di bumi, di laut dan di udara tidak lepas dari aktivitas manusia dalam memperlakukan alam. Itulah tujuan kita mengadakan ritual ini, agar masyarakat khususnya yang tinggal di sekeliling Danau Toba dan siapa saja yang melintasi Danau Toba. Mari menjaga kebersihan, menjaga sikap, agar kita beroleh keselamatan dan terhindar dari bencana,” ucap Amsen Sidabutar sebagai Ketua Panitia Upacara/Ritual Hahomion Pangelekan Tao Toba.

Ucapan tersebut diaminkan oleh Sedihma Silalahi, sebagai penggiat hahomion juga penasehat ritual “Hahomion Pangelekan Tao Toba,” bahwa dia mendapat wangsit dari para leluhur untuk menyampaikan pesan agar upacara ritual yang sama dilakukan secara rutin setiap tahunnya secara bergantian di setiap kabupaten yang mengelilingi Danau Toba. Dan atas dasar kepentingan bersama tanpa harus dilatarbelakangi oleh komunitas atau kumpulan lainnya.

Sebagaimana kepercayaan turun temurun, diyakini Danau Toba hingga saat ini didiami oleh dari leluhur Suku Batak dan seserahan yang diberikan berupa hambing puti sihapas pili, ihan batak, ambulang puti, ambulang mira, ambulang jarum bosi, jeruk purut, daun sirih dan kelengkapannya, itak gurgur dan berbagai penganan khas batak lainnya. Upacara berjalan lancar sejak pembukaan acara, melarung sesajen di tengah danau hingga melepas 2 ekor merpati putih sebagai lambang kedamaian dan ditutup upacara gondang persahabatan semalam suntuk.

Upacara ritual ini diadakan tidaklah untuk menunjukkan kekuatan pihak-pihak tertentu, namun terlaksananya ritual ini adalah spontan untuk kebaikan bersama. Juga dihadiri oleh para penggiat hahomion dari luar kota dan selama ritual di danau dikawal oleh Satuan Polisi Air Parapat.

(Jun/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved