Polisi Terus Turun Buru Pelaku Pembunuhan di Hotel Murai Simpang Selayang

"Kawan-kawannya sering bilang dia pacaran samaku. Tapi aku nggak ada begitu, aku hanya jaga amanat saja," katanya.

Polisi Terus Turun Buru Pelaku Pembunuhan di Hotel Murai Simpang Selayang
TRIBUN MEDAN/M FADLI TARADIFA
Jasad Paulina Beru Barus saat disemayamkan di kediamannya, Selasa (18/12/2018). Paulina diduga menjadi korban pembunuhan. Saat ditemukan sekujur tubuhnya bersimbah darah di kamar hotel. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang wanita muda tewas dibunuh secara sadis mendapat 27 tikaman di Hotel Murai dalam kamar No 02 di Jalan Setia Budi Ujung, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Selasa (18/12/2018) dinihari.

Pascakejadian pihak kepolisian dari Polsek Delitua, masih terus melakukan pengembangan terhadap para saksi-saksi di TKP.

Beberapa orang yang diduga polisi berpakaian preman, menginterogasi para pekerja yang ada di Hotel Murai tersebut.

Terlihat satu persatu petugas kepolisian coba menanya dan mencari tahu, siapa sebenarnya korban pembunuhan, atasnama P boru B (23) yang diketahui warga Jalan Setia Budi Medan.

Baca: Terdapat 72 Luka Tikam, Keluarga Berharap Polisi Cepat Ungkap Pembunuh Paulina Barus

Baca: Tewas dengan Sekujur Tubuh Penuh Luka di Kamar Hotel, Begini Sosok Paulina Dimata Keluarga

Baca: Ini Kesaksian Kakak Angkat Paulina Barus usai Pelaku Menghabisi Nyawa Adiknya

Ayah Paulina menggendong cucunya saat berada di rumah duka, Selasa (18/12/2018)
Ayah Paulina menggendong cucunya saat berada di rumah duka, Selasa (18/12/2018) (TRIBUN MEDAN/M FADLI TARADIFA)

Menurut informasi yang beredar, P boru B alias E, diduga sehari-harinya berprofesi sebagai seorang Pekerja Seks Komersil (PSK).

Tak jarang Hotel Murai yang berwarna cat merah jambu ini, sering dijadikannya sebagai tempat persinggahan, untuk memadu cinta satu malam bersama pria hidung belang yang telah membayar sejumlah uang kepada korban.

Terlebih, hal itu harus dilakoni E, lantaran sudah hampir setahun suaminya AK alias A, sedang menjalani proses hukuman di Lapas Tanjung Gusta Medan, karena tertangkap dalam kasus narkotika golongan I jenis sabu.

A masuk penjara sejak awal tahun 2018 dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ia dan mendapat hukuman penjara selama hampir 13 tahun lamanya.

Sebelum masuk dalam bui, A memberikan amanat kepada D untuk menjaga dan melihat-lihat kondisi istrinya. Hal itu dilakukan A, karena ia percaya D adalah seorang teman yang baik dan bisa di percaya.

Baca: Paulina Tewas Mengenaskan di Kamar Hotel, Pelaku Kabur tanpa Berpakaian!

Halaman
123
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved