Singgung Dunia Digital, Rhenald Kasali: Tuyul Pun Sudah Tidak Ada, Bingung Mau Mencuri Uang
Founder Rumah Perubahan Prof Rhenald Kasali PhD mengatakan dunia telah bergeser.
Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda Rizka S Nasution
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Founder Rumah Perubahan Prof Rhenald Kasali PhD mengatakan dunia telah bergeser. Teknologi mengubah kehidupan dan kehidupan berubah karena teknologi.
Pengalaman masa lalu tidak bisa dipakai hari ini. Teknologi yang lima tahun lalu dipelajari tidak lagi dipergunakan saat ini.
Hal tersebut diungkapkannya dalam Seminar Nasional ke-11 mengenai Sociopreneurship in Global Society, Rabu (19/12/2018) yang diinisiasi oleh IWB Succesfull Training bersama Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia.
Bertempat di Selecta Royal Ballroom Lantai 5 Jalan Listrik, Kota Medan, seminar juga dihadiri oleh Motivator dan penulis buku Irwan W Berutu dan Aktris Nikita Willy.
Guru besar Fakultas Ekonomi Univeristas Indonesia itu mengatakan saat ini dunia telah menggunakan kecerdasan buatan.
Mesin-mesin yang tidak kenal takut dan lelah.
"Konsumsi ikut berubah karena teknologi. Semuanya membeli menggunakan internet. Masyarakat tidak lagi berkutat di jalanan. Uang digital muncul, supir-pun sebentar lagi menghilang karena mobil akan mengguanak self driving car. Tuyul pun nanti sudah tidak ada karena bingung mau mencuri uang bagaimana," tuturnya yang diikuti tawa para peserta.
Semua akan berubah, katanya, mulai dari politik, bank, energi, pengobatan, belanja, industri, budaya, dan lainnya. Terjadi disruption yaitu inovasi yang mengakibatkan cara-cara lama berakhir.
"Diantara kita nanti akan ada yang akan menjadi orang suskses dan berkuas atau yang dipenuhi kemarahan dan kebingungan. Untuk itu kita perlu bergerak bagaimana menghadapi dunia yang telah bergeser da berubah," lanjutnya.
Semua berawal dari ide yang menganggu. Setiap kesulitan adalah peluang. Mental tidak boleh selfish harus altruistik. Anak muda juga harus menghargai bersama dan berjiwa sosial.
"Banyak cara yang bisa dilakukan selagi muda. Berfikir sesuatu yang berbeda. Jangan berpedoman pada standar yang sering dilihat. Buat standar baru jadi orang-orang yang penuh keberanian," ucapnya.
Rhenald menambahkan, uang itu adalah ilusi jangan berfikir uang adalah segalanya. Untuk menjadi orang pintar, cukup menjadi orang beruntung.
"Nah, keberuntungan itu akan datang kepada siapa yang melihat peluang. Peluang akan didapatkan oleh orang-orang yang melalukan persiapan. Kalian harus siap memasuki dunia baru dengan berfikir yang berbeda," ujarnya.
Menjadi apapun boleh yang penting adalah cara berfikir, katanya. Setiap manusia ada umurnya. Inovasi penting. Relevan dengan zaman. Belajar setiap hari dan tidak boleh berhenti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/founder-rumah-perubahan-prof-rhenald-kasali-phd.jpg)