Viral Medsos
KMP Ihan Batak Sukses Berlayar di Perairan Danau Toba Rute Pelabuhan Ajibata-Ambarita
KMP Ihan Batak telah berhasil uji coba pertama berlayar di perairan Danau Toba, Sumatera Utara Kamis (20/12/2018).
Penulis: AbdiTumanggor | Editor: AbdiTumanggor
“Kapal jenis Roro ini berkapasitas 300 GT mampu menampung lebih kurang 30 Kendaraan Roda 4,” ujar Rapidin.
Pengerjaan kapal dengan kapasitas 280 penumpang ini dilakukan oleh PT. Dok Bahari Nusantara.
Pondasi untuk pembuatan kapal berikutnya sudah dibuat tepat di samping kapal pertama. Kapal kedua pun sedang dikerjakan persis disebelah KMP Ihan Batak.
Dikutip dari dephub.go.id, ada dua kapal hibah dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, masing- masing berkapasitas 40 penumpang dan dapat memuat 6 truk.
Selain kapal penumpang yang bertipe Kapal Feri tersebut, Menko Luhut memaparkan bahwa pihaknya juga akan melakukan pembuatan kapal-kapal dengan ukuran lebih kecil lagi.
Menurut Luhut, ini bertujuan untuk menunjang banyaknya di Bandara Silangit yang semakin meningkat pengunjungnya.
“Yang lebih kecil dari sini kita buat lagi. Tadi kita lagi hitung-hitung, karena di Silangit tiap hari itu sudah daratkan orang sekitar 1300. Jadi sudah banyak banget. Tadi pikiran kita 500 penumpang per hari, sekarang itu sudah 1.300 penumpang,” ungkapnya.
Ihan Batak Ikan Langka
Ihan atau ikan Batak (Neolissochillus Thienemanni sumatranus) adalah ikan endemik di Tanah Batak yang sudah terancam punah dan masuk dalam Red List Status di IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources) dengan kode Ref.57073 sejak tahun 1996.
Ihan Batak berasal dari dari genus Neolissochilus.

Ikan Batak yang dikenal secara umum di dunia perikanan dari genus Tor, memang tampilannya mirip dengan ‘ihan’ genus Neolissochilus, dan memang berasal dari keturunan yang sama yaitu Family Cyprinidae.
Genus Tor dijumpai di berbagai habitat aslinya di Indonesia seperti di Tanah Batak (Sumatera Utara), Sumaetra Barat, Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan, dan mungkin masih banyak ditemukan di daerah lainnya.
Ikan Batak yang dimaksud (genus Tor) bagi orang Batak sendiri dikenal dengan nama dekke Jurung-jurung atau Ikan Jurung. Secara umum Ikan Jurung ini disebut sebagai Ikan Batak karena di tanah Batak lebih lazim digunakan dalam suatu prosesi adat.
Bentuk tubuh ihan Batak memanjang dan ramping, warnanya seperti perak, mengilap. Ada juga jenis bagian punggungnya menghitam.
