Mandike Aplikanusa Tawarkan Solusi Sistem Akademik Sekolah Berbasis Web

Aktivitas administrasi pendidikan di sekolah yang masih dilakukan secara manual akan mempersulit siswa untuk mendapatkan informasi

TRIBUN MEDAN/NATALIN
CEO Mandike Aplikasinusa, Yusrizal aplikasi Macadamia, sistem akademik sekolah yang menggabungkan antara e-learning dan administratif. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Natalin

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Aktivitas administrasi pendidikan di sekolah yang masih dilakukan secara manual akan mempersulit siswa untuk mendapatkan informasi akademis yang dibutuhkan secara tepat waktu dan akurat, seperti informasi nilai, jadwal dan materi perkuliahan, profil siswa dan lain sebagainya.

Permasalahan ini belum diatasi oleh sebagian besar sekolah menengah yang ada di Sumut khususnya dan Indonesia pada umumnya. Mandike Aplikanusa menawarkan solusi sistem akademik sekolah berbasis web yang diberi nama Macadamia untuk mengatasi masalah yang acap kali dialami sekolah.

CEO Mandike Aplikasinusa, Yusrizal mengatakan sistem ini dikembangkan dengan harapan dapat membantu proses aktifitas belajar mengajar, administrasi pendidikan dan aktifitas akademik lainnya. Selain itu, sistem akademik sekolah yang dikembangkan oleh Mandike Aplikanusa dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada siswa dan meningkatkan pengawasan administrasi yang lebih baik bagi para pengelola.

"Pemanfaatan teknologi informasi ini dalam rangka pembentukan kumpulan data secara terpusat yang terkoordinasi dengan semua subbagian akademik dipastikan dapat meningkatkan kemampuan akses informasi manajemen sehingga para stakeholder dapat bertindak efisien dalam mengambil keputusan untuk pengembangan organisasi," ujar Yusrizal.

Ia menjelaskan Mandike merupakan perusahaan IT yang bergerak di bidang jasa IT yang sudah berjalan dalam dua tahun terakhir dan menghasilkan produk namanya Macadamia yang berfungsi untuk membantu sekolah.

"Sistem akademik sekolah kita ini menggabungkan antara e-learning dan administratif sehingga sekolah dapat mengelola administrasi dan membantu siswa maupun guru untuk belajar secara online" ucapnya.

Yusrizal menambahkan fungsi e-learning dan administrasi juga berfungsi untuk kuis online maupun ujian online. "Kita bangun satu bisnis untuk mendukung pendidikan. Kita menyewakan produk ini, jadi sekolah tidak perlu punya infrastruktur yang mahal seperti server dan jaringan fiber yang cukup besar. Sekolah itu hanya perlu menyediakan akses internet saja jadi untuk administrasi sekolah dapat menggunakan aplikasi ini dengan beragam fitur-fitur,"ujarnya.

Terkait biaya sewa produknya, kata Yusrizal, masih cukup terjangkau, karena harga sewa produk dalam sebulan untuk satu siswa dikenakan Rp 5 ribu.

"Jadi sangat terjangkau dengan pengeluaran sekolah jadi tidak harus membayar mahal karena semua sudah disediakan di dalam fitur-fitur Macademia,"ucapnya.

Yusrizal menambahkan pihaknya juga sudah menyediakan fitur bagi calon siswa dan alumni. Sehingga calon siswa juga bisa mendaftarkan diri dalam sistem registrasi.

"Visi dan misi kita itu untuk membangun dan membantu sekolah-sekolah di kota Medan ini agar bisa mengikuti perkembangan zaman,"ungkapnya.

Diakui Yusrizal, kendala berbisnis startup ini cukup banyak apalagi di Kota Medan, masih banyak yang belum melek IT.

"Jadi ada sekolah-sekolah yang tidak sampai internet ke sekolahnya karena kita menggunakan aplikasi online, kalau tidak ada internet ya enggak bisa jalan juga. Untuk mengakses aplikasi ini, kita harus menggunakan internet," tambahnya.

Dalam hal pemasaran produk, kata Yusrizal melalui melalui media sosial, seminar yang dibantu Tim Cikal USU (Universitas Sumatera Utara) dan Dinas Pendidikan Provsu. "Setelah kita pasarkan produk Macadamia ini, mereka (customer) cukup antusias," ucap
Yusrizal.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved