Mengenal Lebih Dekat Sarah Pia Panjaitan Puteri Indonesia Lingkungan Sumatera Utara 2016
Usia muda tidak akan datang dua kali, karenanya usia muda adalah fase terpenting di hidup perempuan
Ia pun bersama Kodim 0205/TK, Yayasan Gloria dan My Home Indonesia melakukan gerakan LISA (Liat Sampah Angkat) berupa kegiatan pembersihan di Desa Kuta Rakyat agar menjadi contoh bagi desa lain di Kab. Karo untuk terus melakukan kegiatan pembersihan bersama secara berkala.
Bersama Dandim, Sarah pun melakukan penghijauan di Tanah Lindung Desa Kuta Rakyat Kab. Karo.
Sarah juga turut berpartisipasi di GFNY (Grand Fondo New York Indonesia), World Championship, dalam acara sepeda tingkat dunia yang diadakan di Pulau Samosir. Ia mengajak para masyarakat Milenial untuk ikut serta dalam hidup sehat bersepeda dan ikut mempromosikan Danau Toba dan Pulau Samosir.
Selain itu ia berpartisipasi dalam kegiatan CSR bersama Harley Davidson Club Indonesia dalam pemberian bantuan wadah sampah, pembibitan ikan dan pemberian dana pada anak yatim piatu di Daerah Danau Toba.
Sarah juga mengajak masyarakat untuk Back To Bike agar dapat mengurangi polusi pada kegiatan sehari-hari masyarakat Sumut. Melalui kegiatan tour bike bersama Kapolda Sumut yang juga dihadiri lebih dari 3 ribu bikers.
Ia bersama tim Junior Chamber International (JCI) juga turut dalam kegiatan Charity Work dalam campagin Peace is Possible terhadap para korban evakuasi Gunung Sinabung.
Sarah juga bersama tim BKPBI mengunjungi Palu, Sigi, Donggalla pada saat tragedi Gempa dan Tsunami. "Kita memberikan bantuan berupa sandang dan pangan serta melakukan kegiatan trauma healing bagi para anak-anak Setempat," ujar Sarah.
Ia bersama dengan Team NGO juga melakukan kegiatan pengiriman bantuan melalui jalur udara dengan beberapa maskapai karena jalan yang masih terputus sebab gempa dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala.
"Pengiriman ini juga selain mengejar keefektifan dan mengejar agar bantuan ini dapat dinikmati sebelum jam 12 makan siang, jadi bantuan dapat dijalankan secara merata dan cepat ke beberapa daerah," jelasnya.
Ia menambahkan perempuan memang dilahirkan menjadi multitasker yang punya banyak peran. "Makanya ada istilah Tanah Ibu Pertiwi karena di Tanah ini akan banyak timbul berbagai jenis macam, suku, golongan, ras, bahasa.
Tetap berkarya selalu, kalau bukan kita siapa lagi, kalau tidak sekarang kapan lagi," ucap Sarah.
Lima Gerakan Transformasi
Pernah dengar istilah kalau kita punya uang, kita bisa beli obat tapi bukan kesehatan. Kita bisa beli rumah tapi bukan keluarga.
"Jadi kalau misalnya titik kesuksesan dari uang itu sangatlah bukan. Sukses bagi saya itu waktu saya memang bisa berguna bagi banyak orang" ujar
Puteri Indonesia Lingkungan Sumatera Utara 2016, Sarah Pia Desideria Panjaitan.
Menurutnya, kesuksesan itu bukan suatu hal yang memang benar-benar harus dicari sebab bila ia berguna bagi banyak orang maka dengan sendirinya kesuksesan itu akan mengikut. "Jadi jangan uang fokusnya, jangan karir fokusnya tapi kita fokusnya bisa berguna bagi banyak orang," ucap Sarah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sarah-pia-panjaitan.jpg)