News Video

Twitter TNI AU Sebut Letjen S Prabowo Pecundang saat Perang Kicauan dengan Andi Arief, Ini Buktinya

Politisi Partai Demokrat Andi Arief terlibat perang twitter dengan admin akun TNI AU terkait 7 kontainer surat suara telah dicoblos

Twitter TNI AU Sebut Letjen S Prabowo Pecundang saat Perang Kicauan dengan Andi Arief, Ini Buktinya
Tribun Medan
Twitter TNI AU dan Andi Arief 

"Kalau saya gak jawab, itu hak saya. KALAU masih memaksa, tanya sama tembok. Biar saya main gasing," jelas Andi Arief.

Admin TNI AU pun kembali menjawab tanggapan Andi Arief yang menyatakan tak akan mau menjawab pertanyaan tersebut.

"Baiklah, Airmin tidak ingin turut masuk ke black-hole yang menyedot semua kepekokan di galaksi Bimasakti."

"Sudah jelas, @AndiArief__ & @marierteman setali tiga uang, sama-sama PECUNDANG SEJATI. Kalian tidak memiliki jiwa kesatria samsek.

Fitnah di twitter, jawab di twitter..!" balas akun TNI AU. 

Bukannya berhenti, Andi Arief kembali membalas TNI AU. 

"BETUL, bagi yang rajin sebar fitnah dalam spesies sejenismu yang 200.
2019 ini saya kirim teleporter agar bisa bergabung dengan cepat di alam yg lebih sehat. Itu pun kalau anda mau," balas Andi Arief.

"UNTUK lompat dari 200, besok lembar pertannyaan akan saya kirim. ITU syaratnya," lanjutnya. 

"Setelah seluruh kekuatan sipilnya gagal melumpuhkan, pasukan 200 memanggil penerjun bebas bersenjata. Hanya untuk cari tahu dua orang."

"Salah satu alat ukur kecerdasan itu kalau mampu menggali fakta dengan pertanyaan. Pulang dengan tangan hampa sambil memaki pecundang itu ekspresi orang kalah. Operasi dianggap gagal," tutup Andi Arief

"Airmin "maklum" jika logika berpikir anda berdua seperti itu.

Logika Airmin:

Salah satu dari 7 anak Fulan berkelahi di sekolah dan guru menghubungi Fulan.

Fulan: Boleh tahu nama anak saya yang berkelahi?

Guru: Anda siapa? nanti akan kami laporkan ke Satpam bukan ke anda." tulis akun TNI AU mengakhiri perdebatan.

Sekjen PDI Perjuangan Sasar Kicauan Andi Arief soal 7 Kontainer Surat Suara Sudah Tercoblos

Sebagaimana diketahui sebelumnya, beredar kabar hoax di media sosial 7 kontainer surat suara telah tercoblos yang dikirim dari Tiongkok, bikin geger publik pada Rabu (3/1/2018).

Selanjutnya pada tengah malam, Jajaran komisioner KPU dan Bawaslu menyambangi Kantor Pelayanan Utama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Tanjung Priok.

Setelah dicek langsung, ternyata tidak ada.

Kabar itu pun dipastikan bohong alias hoax karena surat suara Pilpres 2019 belum dicetak. 

KPU melaporkan kabar hoax ini ke Polri. 

Polisi pun sudah menetapkan dua orang tersangka, yaitu LS dan HY. (*)

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Hoax 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, Ini Nasib Andi Arief

Andi Arief Bantah Sebar Hoaks Surat Suara Tercoblos, Mahfud MD: Termasuk Penyebaran Berita Bohong

Penyebar Hoaks Surat Suara Tercoblos Ditangkap, Andi Arief Mengaku Diperlakukan Seperti Teroris

Penulis: Hendrik Naipospos
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved