Dokter Kecantikan dr Kartika Yusuf: Karier dan Rumah Tangga Harus Seimbang

Praktek kecantikan hadir dengan beragam layanan di bawah tanggungjawab dokter kecantikan.

TRIBUN MEDAN/HO
Dokter Kecantikan, dr. Kartika Yusuf 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Natalin

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Praktek dokter kecantikan kini semakin berkembang dan selalu ramai oleh para wanita yang ingin terlihat lebih cantik menawan.

Praktek kecantikan hadir dengan beragam layanan di bawah tanggungjawab dokter kecantikan.

Dokter kecantikan adalah salah satu profesi kedokteran yang bertujuan untuk meningkatkan penampilan wajah.

Seorang dokter kecantikan tentunya memiliki pemahaman dan pengetahuan mendalam tentang kebugaran, nutrisi, penggunaan laser dan teknologi.

Sehingga setiap dokter kecantikan dapat memastikan layanan yang diberikan bisa bermanfaat dan aman untuk setiap pasiennya.

Salah satu dokter kecantikan, dr. Kartika Yusuf atau kerab disapa doct Barbiektika mengatakan profesi sebagai dokter kecantikan sudah ia geluti selama enam tahun. Ia memilih bidang kecantikan kulit karena ia sangat memperhatikan kecantikan kulit wajah terutama untuk dirinya sendiri.

"Saya memilih bidang kecantikan kulit karena saya sangat memperhatikan kecantikan kulit wajah terutama untuk diri saya sendiri. Saya ingin menuntut wajah saya bisa terlihat bersih, cerah dan terawat," ujar dr. Kartika.

Sebelumnya, kata dr. Kartika usai lulus SMA (Sekolah Menengah Atas), ia sempat melanjutkan jenjang perkuliahan di bidang pertanian USU (Universitas Sumatera Utara). Namun, ajakan dari sang ayah agar menjadi seorang dokter, maka ia memutuskan untuk melanjutkan kuliah di Fakultas Kedokteran UISU (Universitas Islam Sumatera Utara).

"Saat kuliah tingkat satu di kedokteran UISU saya sudah diajak untuk ikut melihat operasi sama Alm. papa saya. Alm. Papa saya berprofesi sebagai dokter bedah plastik, supaya saya punya minat menjadi dokter, saya sudah ikut melihat pekerjaan sebagai dokter," ucapnya.

dr. Kartika menjelaskan dengan berprofesi sebagai dokter kecantikan ini maka jadwal bersama keluarga juga bisa lebih fleksibel. Bila ada urusan rumah, ia bisa sejenak menutup prakteknya karena jadwal konsultasi dengan pasien dapat sesuai perjanjian.

"Kalau kita sudah menikah, karier dan rumah tangga harus seimbang. Tapi keluarga, anak, dan suami tetap jadi prioritas saya. Saya ambil bidang kecantikan ini karena saya memang minatnya dalam perawatan wajah," ungkapnya.

dr. Kartika menuturkan suaminya pun sangat mendukung ia berprofesi sebagai seorang dokter kecantikan. "Suami saya sangat mendukung saya, ia sebagai penasehat utama praktek kecantikan saya ini. Suami saya tetap mengingatkan saya untuk tidak melupakan kodrat saya sebagai istri, dan ibu dari tiga anak," ujarnya.

Perempuan Kelahiran Kota Medan 20 November 1980 ini mengatakan awal mula ia memulai buka praktek ini dengan modal kecil. "Dulu kita masih buka di rumah dinas dengan alat facial yang semampunya, tetap saya jalani dengan tekun. Alhamdulillah pasien semakin bertambah, dan sekarang kita sudah punya tempat praktek sendiri," ucap dr. Kartika.

Kini, dr. Kartika tak bekerja seorang diri, ia pun sudah mempekerjakan beberapa perawat dan tenaga terapis agar bisa membantu pekerjaannya dalam melayani pasien.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved