Bisakah Burung Terbang saat Hujan? Begini Penjelasannya

Pernahkah kamu melihat burung terbang saat hujan turun? Sebenarnya bisa tidak ya, burung tetap terbang saat hujan?

burung macau 

Pernahkah kamu melihat burung terbang saat hujan turun? Sebenarnya bisa tidak ya, burung tetap terbang saat hujan?

TRIBUN-MEDAN.com - Saat cuaca cerah, banyak kawanan burung terbang di udara.

Pernahkah kamu melihat burung terbang saat hujan turun?

Sebenarnya bisa tidak ya, burung tetap terbang saat hujan?

Tahukah kamu, burung memiliki bulu-bulu yang unik.

Setiap helai bulu pada burung terbuat dari protein keratin.

Protein keratin ini sama dengan protein yang membentuk kuku manusia.

Bulu burung memiliki bagian yang yang saling mengunci, sehingga ia fleksibel dan tahan air.

Bulu burung tersusun saling menumpuk seperti genting di atap, teman-teman.

Ini membuat burung menjadi aerodinamis sekaligus tahan air.

Burung juga memiliki kelenjar minyak di dasar ekornya, lho.

Pernahkah kamu melihat burung menjangkau bagian belakang tubuhnya, seperti menggaruk ekor?

Sebenarnya ia sedang menekan kelenjar minyak di ekornya.

Minyak yang keluar kemudian tersebar ke bulu-bulunya dan menjadi lapisan tahan air.

Bulu di bagian terluar ini melindungi bulu-bulu yang ada di bawahnya dari air, sama seperti kalau kita mengenakan jas hujan.

Burung-burung juga punya tiga kelopak mata, lho.

Salah satu kelopak mata ini adalah selaput bening. Selaput ini melindungi mata burung saat hujan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved