Perusahaan Ini Jual Tisu Bekas Orang Sakit Seharga Rp 1,1 Juta,Larisnya Minta Ampun, Ini Khasiatnya

Vaev, yang menyebut diri mereka brand kesehatan, membantu orang untuk sakit dengan menjualnya tisu orang asing yang menderita flu.

Perusahaan Ini Jual Tisu Bekas Orang Sakit Seharga Rp 1,1 Juta,Larisnya Minta Ampun, Ini Khasiatnya
TRIBUN MEDAN/(Vaev)
Start up di Los Angeles menjual tisu bekas bersin orang lain, agar mereka tidak akan terkena dengan sakit serupa di kemudian hari. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kebanyakan orang tidak akan pernah menggunakan tisu bekas bersin orang lain, apalagi membayar Rp 1.1 juta untuk membelinya.

Tetapi satu startup Los Angeles mengklaim telah menjual hampir seribu tisu bekas bersin orang lain kepada orang-orang yang ingin terkena virus flu, sehingga mereka tidak akan terkena dengan sakit serupa di kemudian hari. Apakah itu masuk akal?

Vaev, yang menyebut diri mereka brand kesehatan, membantu orang untuk sakit dengan menjualnya tisu orang asing yang menderita flu.

Tetapi siapa yang waras akan membayar 79,99 dollar untuk benda bekas yang terkontaminasi kuman?

Pendiri Vaev, Oliver Niessen,  mengklaim bahwa tisu bekas yang berharga cukup mahal ini dapat dipandang sebagai alternatif dari pengobatan konvensional, untuk mengurangi risiko terkena flu yang sama di kemudian hari.

"Gagasan sederhananya adalah Anda memilih untuk sakit, agar kedepannya Anda tidak akan sakit dengan virus yang sama nanti," kata Niessen kepada TIME Magazine.

"Maksudku, kita menyesuaikan segala sesuatu dalam hidup kita dan kita memiliki segala cara yang kita inginkan, jadi mengapa tidak mendekati penyakit seperti itu juga?"

Cara ini kata Niessen sangat ampuh untuk meminimalkan risiko jatuh sakit ketika kita hendak pergi berlibur.

Anda menggunakan tisu Vaev yang terkontaminasi bersin dan menjadi sakit sekarang daripada berlibur.

Namun alasan ini tidak serta merta disetujui oleh para ahli.

Halaman
12
Penulis: Sally Siahaan
Editor: Joseph W Ginting
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved