Mahasiswa Ingin Diskusi Langsung dengan Calon Rektor Unimed
Kelima nama balon disaring menjadi tinggal tiga. Pemilihan dilangsungkan pada 30 Mei 2019 mendatang.
"Saya akan meneruskan program-program yang dibuat Pak Syawal (Rektor Unimed saat ini). Mungkin nanti, kita harus lebih sering menjadi tuan rumah untuk kegiatan-kegiatan kemahasiswaan tingkat nasional, karena itu otomatis menaikkan peringkat perguruan tinggi," ujarnya.
Perihal persiapan, kelima balon rektor ini pun sama-sama mengaku tidak melakukan persiapan untuk pencalonannya ini. Mereka mendaftar semata-mata karena merasa terpanggil dan mampu.
"Saya mendaftar karena merasa terpanggil. Itu saja. Tidak ada persiapan khusus. Sebelumnya, saya sudah berunding juga dengan keluarga, dan keluarga setuju. Mereka mendukung," ujar Prof Mukhtar, salah satu balon rektor beberapa waktu lalu. Rabu (9/1/2019).
"Persiapan yang dilakukan barangkali mempersiapkan mental ya. Kemudian, kesiapan diri sendiri untuk mencapai visi-misi Unimed," kata Dr Syamsul, juga salah satu balon rektor.
"Tidak ada persiapan. Saya mendaftar, karena ingin mengabdikan diri untuk membawa Unimed menjadi kampus terbaik di Indonesia. Mohon doa restunya," kata Dr Martina, balon rektor lainnya.
(cr16/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dr-restu-ms.jpg)