Bisnis Kue dan Roti sejak 40 Tahun Lalu, Madam Lee Sajikan Ratusan Jenis Kue dan Buka Kursus Kue

tidak semua bisnis roti dan kue ini berangsur lama, kebanyakan gulung tikar.

TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Owner Madam Lee, Yuliana Go (baju merah) berbisnis kue dan roti sejak 40 tahun lalu, tak hanya menyajikan ratusan jenis kue dan roti, Madam Lee ini juga mengajarkan kursus membuat kue, di Jalan Taruma, Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-
Bisnis roti dan kue sudah menjadi bisnis yang menantang.

Pasalnya sampai awal tahun 2019 ini sudah banyak bisnis kue yang tersebar di seluruh daerah bahkan sampai daerah terpencil.

Walaupun demikian, tidak semua bisnis roti dan kue ini berangsur lama, kebanyakan gulung tikar. Hal tersebut disebabkan kurangnya pemahaman atau strategi pemasaran dengan bisnis yang bergengsi ini.

Untuk membuat sebuah bisnis, terutama bisnis cake and bakery diperlukan strategi yang tertata dan tentunya mempunyai progress setiap bulannya. Dari tempat, modal, sampai promosinya, Anda harus bisa mengatur semuanya dengan tepat.

Di Kota Medan, terdapat toko roti dan kue yang masih berdiri tegak sejak 40 tahun lalu, namanya Madam Lee yang berlokasi di Jalan Taruma, Medan. Tak hanya menyajikan ratusan jenis kue dan roti, tempat ini juga mengajarkan kursus membuat kue.

Owner Madam Lee, Yuliana Go mengatakan sebelumnya bisnis kue ini, ia rintis bersama temannya sejak tahun 1979 dengan nama Toko Yulia. Sebagai bisnis kue yang bergenerasi maka bisnis kuenya pun menganti nama menjadi Madam Lee.

"Saya pilih bisnis kue karena saya hobi memasak kue, sejak usia saya masih 10 tahun. Saya pernah belajar membuat kue di Hongkong. Selain itu, saya juga belajar membuat kue di Jakarta dengan orang Taiwan. Jadi dulunya bisnis kue saya ini, join sama teman," ucap Yuliana.

Ia menuturkan pihaknya menyajikan ratusan jenis kue dan roti, mulai dari pesanan kue pengantin, kue ulang tahun, roti-roti, kue kering, kue basah, puding dan masakan lainnya.

Harga kue yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp 5 ribu, untuk kue tart dengan diameter delapan inchi dibanderol Rp 150 ribu dan untuk satu loyang kue lobak senilai Rp 120 ribu.

Yuliana mengatakan permintaan konsumen akan kuenya tak hanya dari Kota Medan saja, tapi juga dari berbagai kota. Dengan JNE YES, layanan pengiriman premium dengan target kiriman sampai di tujuan pada keesokannya maka kue Madam Lee pun akan sampai di tangan konsumen di berbagai daerah.

"Misalnya untuk kue lobak ini, sebelum pengiriman kita bekukan dulu, jadi pagi-pagi kita taruh ke pengiriman dan besok pagi atau siang sudah sampai ke tangan konsumen yang ada di berbagai kota," ucapnya.

Diakui Yuliana, penjualan kue saat Tahun Baru, Imlek dan Lebaran meningkat. Maka ia pun harus memiliki stok kue kering yang dipajang di tokonya sehingga para konsumen bisa melihat beranekaragam kue-kue kering tersebut.

"Tahun Baru, Imlek dan Lebaran, kita bikin stok kue kering untuk dijual kepada konsumen. Kue 
Madam Lee ini kita jamin fresh from the oven dan tanpa pengawet sehingga aman dikonsumsi," ungkapnya.

Tak hanya menyediakan ratusan jenis kue dan roti, Madam Lee juga menyediakan kursus membuat kue.

"Sudah banyak murid yang belajar membuat kue dan mereka sudah mampu buka usaha sendiri. Jadi ada yang buka pabrik kecil dan bisnis home industry. Kita juga pernah menerima piagam dari walikota, dengan penghargaan juara satu kursus kue di Medan," ujar ibu dari tiga anak ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved