Pesta Bola Indonesia Hadirkan Siaran TSB 'Champion League' di Medan
Usai sukses menjadi pemegang lisensi penyiaran Piala Dunia 2018, PT. Pesta Bola Indonesia kini melebarkan sayap
Penulis: Victory Arrival Hutauruk |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Usai sukses menjadi pemegang lisensi penyiaran Piala Dunia 2018, PT. Pesta Bola Indonesia kini melebarkan sayap menyediakan lisensi siaran Champion League.
Pesta Bola yang dipercaya PT. Futbal Momentum Asia (FMA) untuk menghandle registrasi penyiaran di Indonesia kini telah hadir dengan channel Total Sport Blast (TSB).
Deputy President Director Pesta Bola Indonesia, Pongky Rivawanto Hasibuan menyebutkan tahun 2019 ini Pesta Bola dan FMA tidak lagi hanya menjadi penyelenggara penyiaran satu event saja.
"Kita melihat antusiasnya masyarakat Indonesia untuk menonton bola. Setelah sukses selenggarakan Piala Dunia di Indonesia, kini kami juga hadir dengan menjahit beberapa pertandingan dalam satu sport channel," katanya kepada Tribun, saat konfrensi pers di Brother Cafe, Medan, Minggu (10/2/2019).
Ia menuturkan channel yang disediakan di TSB terdapat kompetisi terbesar di Eropa yaitu UEFA Champion League, UEFA Europa League, UEFA Super Cup. Lalu ada kompetisi Liga Jerman (Bundes Liga), J League, Piala AFF dan kompetisi badminton terbesar dunia BWF.
"Jadi kami membagi kejuaraan dunia tersebut ke dalam 4 saluran dimana TSB 1 itu premium footbal. Lalu TSB 2 terdapata UCL, Europa, UEFA Super Cup. Di TSB 3 ada Bundes Liga, Liga Jepang dan Piala AFF Asia. Terakhir ada TSB 4 itu untuk pecinta badminton yaitu BWF," bebernya.
Pongky menambahkan kehadiran dirinya di Medan adalah untuk menyosialisasikan program terbarunya untuk masyarakat di Medan.
"Memang spesifikasi TSB ini tidak jauh beda dari Piala Dunia. Jadi tugas kami disini adalah untuk meregristrasi area komersil seperti restoran, hotel, cafe, rumah sakit, bandara, dan tempat pemerintahan yang akan meadakan nobar channel di atas harus mengurus izin resmi dari Pesta Bola," katanya.
Ia juga menerangkan bahwa partner (venue) Pesta Bola yang sebelumnya telah memiliki izin untuk menyiarkan di masa Piala Dunia tinggal melanjutkan saja registrasi.
"Jadi disini kita bekerjasama dengan Nex Media, K Vision, Vidio, Indie Home, Telkomsel, Matrix, dan Bukalapak. Jadi memang FMA yang diberikan hak lisensi pemegang siaran-siaran di atas dan diberikan tanggung jawab kepada kami di Indoenesia. Jadi kami mengawinkan sponsor dengan brand," tegasnya.
Pongky menambahkan bahwa Pesta Bola telah membuka partner resmi di Medan.
"Secara resmi PT. Pesta Bola telah memiliki cabang di Medan. Dimana menunjuk Alex sebagai pimpinan cabang di Sumut ini," pungkasnya.
Kepala PT. Pesta Bola Cabang Medan, Alex Maslo mengatakan bahwa gelaran penyelenggaraan Piala Dunia di Medan terbilang cukup tertib.
"Di Medan ada peningkatan jumlah performa venue yang telah teregistrasi dan memiliki lisensi. Sudah ada 55 tempat komersial di Medan yang teregitrasi. Ini peningkatan yang signifikan dibanding Piala Dunia 2014. Minimal kami bisa mempertahankan prestasi 2018 ini untuk TSB," jelasnya.
Alex menuturkan setelah ini tugas berat cabang Medan untuk bisa menyosialisasikan program baru Pesta Bola di Medan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/deputy-president-director-pesta-bola-indonesia-pongky-hasibuan-paling-kanan.jpg)