Uji Nyali Hadapi Pocong di Panic Room, Ini Penuturan Pemilik Rumah Hantu Indonesia

Menguji nyali merupakan kegiatan yang menantang bagi sebagian orang. Tak jarang demi uji nyali

Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Hantu dari RHI melakukan keliling mall sebelum memulai pertunjukan di Wahana Panic Room yang berada di lantai dua Manhattan Times Squere Medan mulai tanggal 9 Februari sampai 17 Maret 2019 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Menguji nyali merupakan kegiatan yang menantang bagi sebagian orang. Tak jarang demi uji nyali, ada saja orang yang mengunjungi wahana untuk memacu adrenalinnya.

Jika anda sedang mencari tempat untuk menguji nyali, Panic Room ini bisa menjadi pilihan. Wahana ini berada di lantai dua Manhattan Times Squere Medan mulai tanggal 9 Februari sampai 17 Maret 2019.

"Panic Room ini ceritanya adalah rumah sakit horor yang di dalamnya ada ruangan-ruangan yang membuat peserta panik," ujar Pemilik Rumah Hantu Indonesia, Danny Fiesta, Sabtu (9/2/2019).

Dari tempat pembelian tiket yang berada di luar wahana sudah terdengar teriakan orang-orang yang sedang menguji nyali di dalam wahana ini. 

Sesekali terdengar pula dentuman besi yang diikuti teriakan peserta. Ada delapan hantu yang disipakan. Mulai dari pocong, kuntilanak, tuyul, dan sebagainya.

Peserta akan masuk ke sebuah pintu, sebelum masuk akan ada petugas yang mengingatkan tata cara saat berada di dalam wahana ini, seperti menyimpan barang bawaan misalnya handphone ke dalam tas, peserta juga tidak diperbolehkan menyentuh "hantu" di dalam wahana.

Saat masuk ke dalam wahana hanya ada ruangan gelap. Beberapa titik dipasangi lampu kecil berwarna merah yang bukannya menerangi malah membuat suasana semakin menyeramkan. Terdengar suara "Selamat datang dirumahku," yang tak terlihat asal suaranya.

Selama berada di dalam Panic Room buatan Rumah Hantu Indonesia (RHI) ini, peserta akan berjalan dari satu ruangan ke ruangan lainnya. 

Setiap ruangan memiliki gangguan masing-masing misalnya teriakan meminta bagian tubuhnya dikembalikan ataupun pukulan besi.

"Ada kurang lebih 10 ruangan yang kami setting seperti ruang bangsal dan banyak jebakan dan ketakutan yang bisa membuat orang benar-benar ingin cepat keluar dari ruangan itu," kata Danny.

Salah satu pengunjung yakni Fira menyatakan sangat seram berada di dalam wahana itu. Namun karena ia masuk bersama dengan empat orang temannya, saat sudah keluar dari ruangan bisa menertawakannya bersama-sama.

"Di dalam itu kita pegang-peganggan aja satu sama lain. Meski memang hantunya enggak nampak dan enggak menyentuh kita suaranya terasa dekat sekali. Cuma sudah keluar gini jadi bawaannya ketawa aja sama kawan-kawan," kata Fira.

Selain Panic Room ada pula Ambulans. Kata Danny peserta akan masuk ke dalam sebuah ruangan yang sudah dikondisikan seperti sebuah mobil ambulans.

"Mobilnya akan seolah-olah jalan lalu nanti akan ada hantu yang meneror dengan durasi lima menit. Biasanya orang yang tidak terlalu berani memilih naik ambulans ini, tapi untuk orang yang membutuhkan ketakutan ekstra bisa masuk ke Panic Room," terangnya.

Hal ini karena di Panic Room tidak ada batasan waktu. Tergantung pada cepat atau lambat peserta melewati masing-masing ruangan. Meski begitu peserta tidak dianjurkan untuk berlari.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved