KISAH Jenderal TNI Berpakaian Preman Dibentak Bintara karena Hal Ini. . .

Identitas merupakan hal utama yang harus dirahasiakan oleh seorang intelijen

Editor: AbdiTumanggor
Kolase Tribun Jambi
Pasukan TNI sedang menyusup 

TRIBUN-MEDAN.COM - Identitas merupakan hal utama yang harus dirahasiakan oleh seorang intelijen, sekalipun pangkatnya jenderal TNI.

Namun di era kemajuan teknologi saat ini, apakah semuanya serba dirahasaiakan? 

Tentu tidak! Seorang intelijen pada saat ini ada sedikit perubahan, terutama di masa kepemimpinan Jenderal Sutyoso. Lebih mengedapankan humanisme dan lebih "terbuka". 

Terlepas dari sisi era yang berbeda, ada pengalaman menarik pernah dialami mayor jenderal (Mayjen) TNI Benny Moerdani yang kala itu tergabung dalam intelijen TNI

Benny Moerdani yang saat itu berpangkat mayor jenderal TNI, harus menjaga kerahasiaan identitasnya dari personel TNI lainnya.

Seperti dilansir dari buku 'Pada buku Benny: Tragedi Seorang Loyalis' yang ditulis Julius Pour.

Cerita itu bermula ketika Benny Moerdani pergi ke Markas Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib).

Benny Moerdani (kanan).
Benny Moerdani (kanan). (Youtube)

Benny Moerdani mengendarai mobilnya tanpa mengenakan seragam dinas.

Dia berkendara ke kantor yang terletak di kawasan Medan Merdeka Barat.

Setiba di lokasi, ia langsung memarkirkan kendaraannya di lokasi terdekat dari pintu masuk.

Lokasi parkir itu merupakan tempat khusus bagi perwira tinggi militer.

Tanpa pikir panjang, seorang penjaga berpangkat bintara yang berasal dari satuan marinir menghardiknya.

Penjaga itu meminta Benny memindahkan mobilnya ke lokasi parkir lain.

Bagaimana respon Benny Moerdani?

Benny Moerdani diam saja.

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved