Meski Sering Jumpa Mahluk Halus, Husni tak Mau Pindah dari Area Perladangan
Tapi sekilas gitu aja karena saya bilang itu jangan ganggu aku karena aku pun tidak ganggu kalian.
Penulis: Indra Gunawan |
TRIBUN-MEDAN.com- Husni (65) warga miskin yang tinggal di gubuk reot yang ada di Desa Bangun Purba Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang mengaku sangat senang dengan apa yang dilakukan oleh pihak Muspika.
Dari tampilan bangunan gubuk yang mau didirikan oleh Muspika Bangun Purba jauh lebih baik kondisinya dengan gubuk reotnya.
Ia menyebut tetap akan bertahan di perladangan milik Ridwan ini meskipun kondisinya kalau malam hari tetap gelap gulita
Baca: Pascapemberitaan, Gubuk Reot Husni Langsung Dibangun Muspika
Ia merasa lebih nyaman kalau tinggal di area perladangan.
"Ya senanglah pasti dibangun. Terima kasih saya. Udah lah di sini saja saya (kenapa tidak tinggal bersama adiknya di rumah pusaka), susah juganya mereka (adiknya). Kalau gelap ya gelap lah pakai lilin nanti, kalau hantu ya namanya di sini (hutan) ya pastilah pernah nampak. Tapi sekilas gitu aja karena saya bilang itu jangan ganggu aku karena aku pun tidak ganggu kalian,"katanya.
Kades Bangun Purba, Setia Darma menyebut kalau warganya ini memang beda dengan warga lainnya. Sebab ia merasa lebih nyaman kalau tinggal di area perladangan dibanding di tempat yang lebih layak.
"Kalau duit ya ada ajanya duit dia itu, karena kalau makan di warung terusnya dia. Hanya malam hari sajanya dia itu di sini, sekitar pukul 22.00 pulang dia. Kalau di warung kopi bisa sampai dua gelas dia itu kalau minum. Memang tidak mau sama saudaranya padahal adiknya Pak Wahid namanya di rumah pun sendirinya. Cuma memang dia yang tidak mau," katanya.
(dra/tribun-medan.com).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/husni-digubuk-miliknya-yang-ada-di-hutan-desa-bangun-purba.jpg)