Puluhan Warga Labura Diduga Keracunan Makanan setelah Menyantap Mie Rebus

Para warga ini diduga mengalami keracunan usai menyantap mie rebus yang di bagikan saat mengikuti kegiatan pengajian di rumah salah seorang warga.

Penulis: M.Andimaz Kahfi |
TRIBUN MEDAN/istimewa
Masyarakat di Labura saat sedang memeriksakan kesehatannya di puskesmas, karena diduga alami keracunan setelah makan mie. 

TRIBUN-MEDAN.com- Sebanyak 70 orang masyarakat dari desa Gunung Melayu, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), diduga mengalami keracunan, pada Selasa (27/2/2019) kemarin.

Para warga ini diduga mengalami keracunan usai menyantap mie rebus yang dibagikan saat mengikuti kegiatan pengajian di rumah salah seorang warga.

Usai menyantap mie tersebut, para warga kemudian mengalami mual, pusing hingga muntah-muntah.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kronologi kejadian bermula saat salah seorang warga bernama Atun menggelar pengajian di rumahnya.

Atun kemudian memasukan mie rebus bagi para tamu yang datang, usai pengajian makanan tersebut dibagikan kepada para tetangga.

Tiga jam berlalu, masyarakat yang menyantap sajian yang dihidangkan tiba-tiba merasa mual dan pusing, hingga akhirnya di bawa untuk mendapatkan pertolongan ke Puskesmas Gunting Saga yang berada di Desa Gunung Melayu.

Pengantin yang Gelar Pernikahan di JW Marriott Medan Berkesempatan Liburan ke Bali

Emak-emak Galang Kemajuan Ladies Pendukung Jokowi-Amin Geruduk Pasar Sidikalang

LIVE STREAMING: Arsenal vs Bournemouth, Misi The Gunners Jaga Posisi 4 Besar

Kebun Binatang Ini Tak Lagi Jual Cokelat yang Mengandung Minyak Sawit

Salah seorang warga, Kasni (45) yang menjadi korban mengatakan bahwa setelah ia menyantap mie yang diberikan, tak lama kemudian kepalanya menjadi pusing.

"Tiga jam kemudian aku merasa pusing. Rupanya banyak juga yang ke Puskesmas," kata Kasni.

Ia menambahkan, karena gejala mual dan pusing akibat makan mie, suasana Puskesmas tidak kondusif, penuh dan disesaki korban, hingga tak sanggup lagi menampung jumlah pasien yang diduga keracunan tersebut.

Quraish Shihab dan Imam Besar Istiqlal Hadiri Akad Nikah Syahrini-Reino di Masjid Camii Jepang

Detik-detik Satpol PP Gerebek Sepasang Remaja yang Bermesraan di Gorong-gorong, TONTON VIDEONYA. .

Kapolrestabes Medan Minta Pegasus Tak Segan Tindak Pelaku Kejahatan bila Bahayakan Nyawa Korbannya

Kasat Reskrim Polres Labuhan Batu, AKP Jamakita Purba mengatakan Polres Labuhan Batu kemudian melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini, termasuk keterangan pemilik warung tempat mie itu dijual.

"Kita sudah mengambil sampel. Dan sedang diteliti Dinas Kesehatan setempat," kata Jamak, Rabu (27/2/2019).

"Kita menunggu hasil, apakah mie itu berasal dari Home industri atau sumber yang lain, masih kita selidiki," sambungnya.

Kivlan Zein Heran Wiranto Bawa-Bawa Nama Prabowo: Kok Prabowo Diajak Sumpah Pocong?

Sempat Berusaha Kabur Remaja Pencuri Parfum Ditangkap saat Beraksi di Supermarket

Ibu Bayi 4 Bulan Bagikan 200 Paket Permen kepada Penumpang Pesawat demi Pemintaan Maaf

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Labura Tigor Pasaribu membenarkan adanya kejadian itu.

"Tidak ada korban jiwa, sebagian besar masyarakat yang diduga keracunan sudah pulang kerumahnya masing masing," kata Tigor.

Ia menambahkan, saat ini sampel lagi diperiksa dan pasien sudah pada pulang karena mulai sembuh dan dari 35 pasien yang dirawat, tinggal dua yang masih tersisa.

"Dua pasien yang dirawat bukan karena mengalami keracunan yang parah namun lantaran sudah lanjut usia. Mungkin pada siang hari ini sudah bisa pulang," jelas Tigor.

(mak/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved