Ribuan Umat Katolik Ikuti Perayaan Rabu Abu, Sambut Pembukaan Puasa Masa Tobat 40 Hari
Gereja Katolik menerapkan puasa ini selama 6 hari dalam seminggu (Minggu tidak dihitung, karena Minggu dianggap sebagai peringatan Kebangkitan Yesus
Ribuan Umat Katolik Ikuti Perayaan Rabu Abu, Sambut Pembukaan Puasa Masa Tobat 40 Hari
TRIBUN-MEDAN.com - Ribuan umat Katolik di Keuskupan Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (6/3/2019) pagi memadati gereja-gereja mengikuti Perayaan Rabu Abu, penerimaan abu menandai dimulainya masa puasa.
Perayaan misa dimulainya masa tobat dengan berpantang dan mati raga berlangsung serentak di semua gereja di Kota Maumere, hampir sama seperti perayaan misa hari Minggu.
Pada pembukaan misa Rabu Abu, kebanyakan sekolah meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah.
Kalau ada sekolah melakukan kegiatan belajar mengajar, setelah siswa kembali dari gereja.
Dimulainya pembukaan puasa ini juga tampak di ruas jalan –jalan utama yang biasanya ramai dan padat lalu lalang kendaraan tampak sepi.
Di Pasar Tingkat, Pasar Alok, TPI Maumere dan pertokoan, tak seramai hari-hari sebelumnya.
Mengenal Rabu Abu
Pos-Kupang.com mengutip dari wikipedia, dalam gereja Kristen tradisi/ritus barat (termasuk Gereja Katolik Roma dan Protestanisme), Rabu Abu adalah hari pertama masa Pra-Paskah dalam liturgi tahunan gerejawi.
Hari ini ditentukan jatuh pada hari Rabu, 40 hari sebelum hari Paskah tanpa menghitung hari-hari Minggu, atau 44 hari (termasuk hari Minggu) sebelum hari Jumat Agung.
Pada hari itu umat yang datang ke Gereja dahinya diberi tanda salib dari abu sebagai simbol upacara ini.
Simbol ini mengingatkan umat akan ritual Israel kuno di mana seseorang menabur abu di atas kepalanya atau di seluruh tubuhnya sebagai tanda kesedihan, penyesalan dan pertobatan (misalnya seperti dalam Kitab Ester, yaitu Ester 4:1, 3).
Dalam Mazmur 102:10 penyesalan juga digambarkan dengan "memakan abu":
"Sebab aku makan abu seperti roti, dan mencampur minumanku dengan tangisan."
Biasanya pemberian tanda tersebut disertai dengan ucapan, "Bertobatlah dan percayalah pada Injil."
Seringkali pada hari ini bacaan di Gereja diambil dari Alkitab bagian kitab 2 Samuel 11-12, perihal raja Daud yang berzinah dan bertobat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ribuan-umat-katolik-ikuti-perayaan-rabu-abu-sambut-pembukaan-puasa-masa-tobat-40-hari.jpg)