TRIBUN WIKI: Lima Pusat Perbelanjaan yang Wajib Dikunjungi Saat di Kota Medan
Kota Medan tidak hanya terkenal dengan sejarahnya tetapi pusat tempat perbelenjaan cukup terkenal.
TRIBUN-MEDAN.com - Kota Medan tidak hanya terkenal dengan sejarahnya tetapi pusat tempat perbelenjaan cukup terkenal.
Pusat perbelanjaan ini menjadi center di Kota Medan. Pengunjungnya bukan hanya wisatawan Lokal saja melainkan dari berbagai negara.
Pusat perbelanjaan yang dimaksud bukanlah seperti Mall, melain tempat tradisional seperti tokoh atau kedai.
Barang kali juga, sebagian pembaca sudah pernah berkunjung dan mungkin juga masih ada yang belum. Nah, bila Anda jalan-jalan ke Kota Medan berikut ini tempat yang direkomendasikan untuk berbelanja.
1. Pasar Ikan Lama
Namanya Pasar Ikan Lama. Akan tetapi, pengunjung yang datang ketempat tersebut untuk membeli tekstil.
Pasar Ikan Lama sudah ada semenjak zaman Tjong A Fie dan penjual tekstil juga sudah ada menurut pemilik toko Zubaidi Abu Bakar, bernama Zein.
Zein merupakan generasi kedua yang meneruskan usaha tokonya di Pasar Ikan Lama tersebut, menjelaskan bahwa pasar Ikan Lam ini merupakan tempat penjual ikan asin.
"Zaman dulu masih jual ikan asing, yang diekspor ke Singapura, Malaysia. jadi dulu jualnya di jalan pembeliam. kalau tekstil uda ada, di jalan Ahmad yani, tapi gak terlalu banyak. Kalau pajak dalam itu jual sayur-sayur dan ikan basah. tergesernya menjadi penjual tekstil karena pedangang tekstil perlu tempat jadi dibelila tempat-tempat pedagang ikan," ucap Zein, di Jalan Stasiun Kereta Api, Kota Medan, Jumat, (8/3).
Pasar Ikan Lama terletak di jantung Kota Medan, Di daerah kawasan Kesawan, Jalan Satsiun Kereta Api. Pasar Ikan Lama sekarang menjual tekstil, busana muslim, kaos khas Medan, Al kitab, dan batik serta makanan dan minuman yang dari Arab.
Pasar Ikan Lama ini beroperasi pada pukul 08.00 WIB sampai dengan 19.00 WIB. Boy karyawan toko Indotex, menjelaskan pasar ikan sudah lama ada dan ramai saat sabtu dan Minggu.
"kalau ramai itu hari Sabtu dan Minggu, orang Malaysia, Sinagapura yang belanja. Baru-baru ini orang Tiongkok, kalau luar kota, seperti Aceh, Dumai, dan Pekanbaru," kata boy.
Boy juga menjelaskan tokonya di Pasar Ikan Lama ini menjual bakal dengan bahwan wol khusus untuk Jas. Tidak saja itu, Imel pegawai Toko Serasi yang tokonya menjual songket tenunan, dan renda.
"Kami jual songket Tenunan Tarutung, dan kebayak khas Sumut la. harganya tidak mahal sangat terjangkau la," ujar Imel.
Satu di antara pengunjung, Ibu Lina yang sedang mencari Batik juga menjelaskan bahwa ia mengetahui Pasar Ikan Lama merupakan pasar tempat berjualan bakal batik dan murah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pusat-monja-di-jalan-sambu-pusat-pasar-kota-medan.jpg)