Perkaya Kreatifitas dan Kemampuan Melalui Seni Kaligrafi Modern

Mempelajari seni merupakan salah satu cara untuk memperkaya kreatifitas dan kemampuan di dalam diri

Tayang:
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Modern Calligrapher Artist, Betty Lorensia 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Mempelajari seni merupakan salah satu cara untuk memperkaya kreatifitas dan kemampuan di dalam diri. Salah satu jenis karya seni yang mengedepankan keindahan yang terdapat pada bentuk-bentuk huruf ialah kaligrafi.

Kaligrafi bisa dilakukan pada teknik huruf apapun, artinya bentuk huruf tersebut tidak hanya berlaku untuk huruf-huruf tertentu, melainkan semua huruf dari A hingga Z. Seni inilah yang kemudian mempunyai nilai estetika khas tersendiri.

Hal ini pula yang diungkapkan Modern Calligrapher Artist, Betty Lorensia

Meskipun sebagian orang berkeyakinan bahwa kaligrafi merupakan bagian dari teknik lettering, namun ada hal yang membedakan keduanya. 

Lettering bisa digunakan sebagai seni menggambar huruf, sedang kaligrafi (calligraphy) adalah seni atau teknik dalam menulis huruf.

"Kaligrafi biasanya ditulis dengan menggunakan alat khusus yaitu brush pen. Dalam prakteknya, seorang peseni kaligrafi akan menemukan banyak sekali jenis-jenis brush pen yang tersedia, mulai dari ketajaman hingga ketebalan yang berbeda-beda," ujar Betty.

Dalam penggunaan brush pen pun diperlukan banyak latihan agar mendapatkan pola yang sesuai. 

Biasanya para kaligrafer yang sudah professional hanya memerlukan satu kali teknik pengguratan untuk menulis font yang diinginkan.

"Kaligrafi sendiri banyak jenisnya, ada yang kaligrafi Cina, Arab, Jepang, Batak, Jawa dan yang Modern ada brush caligraphy," ucapnya.

Betty mengaku sebagai seorang Modern Calligrapher Artist ini, diawali dengan hobinya akan kaligrafi. Ia pun belajar secara otodidak, tapi tak cukup sampai di situ, Betty pun terbang ke Kota Jakarta dan Surabaya untuk belajar kaligrafi.

"Menjadi calligrapher itu awalnya karena saya suka kaligrafi, hobi kaligrafi. Saya pun belajar otodidak tapi karena penasaran, saya juga belajar ke luar kota. Lalu teman-teman juga pada penasaran. Saya pun mulai mengajari teman-teman, dan saat ini saya sudah buka kelas dan workshop kaligrafi," jelasnya.

Ia mengatakan bagi orang yang memandang karya kaligrafi ini, tulisan indah dapat memberikan sentuhan halus, menanamkan apresiasi bagi sebuah ketekunan dan keterampilan.

Lebih jauh lagi, bagi yang benar-benar menghayati, setiap tarikan garis identik dengan tarikan napas dalam kehidupan. Ketekunan, yang berarti juga ketelitian atau ketelatenan, membentuk jiwa yang kokoh, menghargai ketekunan itu pun juga dapat mengokohkan jiwa.

Menurutnya, seorang kaligrafer pemula dapat melatih kesabaran dalam menarik garis, dan dalam perhatiannya terhadap setiap ukuran dan bentuk huruf. 

Seorang kaligrafer handal menekuni setiap tegak dan lengkung garis, memerhatikan panjang dan pendek hubungan antar-huruf, secara halus maupun tajam membentuk huruf-huruf yang terangkai dalam suatu kata atau kalimat.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved