TRIBUNWIKI
TRIBUNWIKI: 2 Warung Indomie Terenak dan Buka 24 Jam Di Kota Medan
Ternyata tidak hanya itu, artis Ibu Kota pun sering mampir di warung Indomie tersebut bila ada kegiatan di Kota Medan.
TRIBUN-MEDAN.com-Apabila menikmati situasi malam di Kota Medan, rasanya tidak sah jika tidak mampir dan mencicipi Warung Indomie 24 jam.
Biasanya warung Indomie ramai di waktu sore hari sampai subuh. Sementara, Warung tersebut tidak pernah tutup. Cara pemilik warung Indomie 24 jam menerapkan pembagian kerja kepada pegawainya, dengan membagi dua shift yaitu pagi dan sore.
Warung Indomie ini sudah lama dikenal sejak era 80 an dan sudah terkenal di tengah-tengah masyarakat Kota Medan. Ternyata tidak hanya itu, artis Ibu Kota pun sering mampir di warung Indomie tersebut bila ada kegiatan di Kota Medan.
Bachtiar anak muda Kota Medan menjelaskan bahwa tempat warung-warung Indomie 24 jam merupakan tempat khas Kota Medan.
"Anak Medan, siapa yang tak kenal Indomie 24 jam warkop (warung kopi) di Elisabeth ini. Kan tempat paling khas di Kota Medan, Awak pun merantau ingat tempat ini. karena punya cerita dia," ucap Bahctiar.
Ada dua tempat terkenal Warung Indomie 24 di Kota Medan yang sangat legendaris. Simak lah sebagai berikut tempatnya.
1.Warkop Elisabeth
Warung Kopi (Warkop) Elisabeth adalah warung di depan Rumah Sakit Santa Elisabeth. Tempat ini terkenal di masyarakat Kota Medan, merupakan tempat nongkrong 24 Jam sehari, dan, tempat bersantai, serta tempatnya aman. begitu juga dengan layanannya kepada pengunjung sangat ramah dan baik.
Warung-warung tersebut berhadapan dengan RS Elisabeth. Pada umum nya setiap pengunjung atau pasien yang datang ke rumah sakit ini, dapat singgah ke warkop.
Walaupun tempatnya bernama Warkop, tetapi menu makanan yang khas dijual ada Indomie. Menu Indomienya bermacam-macam, ada Indomie Bangladesh, Indomie Kuah, dan Indomie Goreng.
Harganya begitu murah, dari harga Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribuan. Menu Indomie ini merupakan menu yang sering dipesan pengunjung. Karena banyak yang mengenal bahwasanya Warkop tersebut makanan khasnya Indomie.
Selain itu, rasa minuman kopinya juga tak kalah menariknya. Apa lagi Teh Susu Telur (TST) dan minuman botol Badak campur Susu. TST ini juga kerap sekali menjadi teman makan Indomie bagi pengunjung.
Kemudian, menu nasi kucing juga menjadi daya tarik pengunjung untuk dicicipi. Meskipun, isi nasi tersebut tidak seperti porsi nasi Padang dan isinya bervarian, ada nasih pakai ikan, serta nasi pakai telur. Harganya pun terjangkau, hanya sekitar Rp 8 ribuan.
Satu di antara pengunjung bernama Wahyu, mengatakan bahwa rasa Indomienya enak dan sudah melekat di lidahnya.
"Jadi aku bang kalau ngerasai Idomie ini, jadi teringat aku sama kawan satu kontrakanku saat masa kuliah dahulu. Kalau dulu belomba kami makan Indomie ini, nasi kucing pun habis kalau ada di hapan kami dahulu. Sambil cerita, juga sambil ngunyah la," ujar Wahyu, di Jalan H Misbah, Kota Medan, hari Minggu (10/3).
Yuanita juga sebagai pengunjung menjelaskan bahwa duduk di Warkop sangat enak pada saat tengah malam.
"Enaknya itu duduk di warkop tengah-tengah malam, jadi udara malam agak nyucuk-nyucuk dia bang. Lalu, dihangati la bang pakek Indomie kuah. Awak pun bekuah makannya bang, maksudnya berkeringat kepedasan. Soalnya cabenya besar gitu bang," kata Yuanita.
2. Warung Agam Senyum
Deretan Warung Indomie 24 jam di sini sudah ada sekitar tahun 1985, begitu pula dengan Warung Agam Senyum.
Menu khasnya tetap Indomie Bangladesh dan diikuti ada bebarapa menu Indomie seperti Indomie goreng, kuah, dan Indomie Telur Ceplok Mata Sapi setangah masak. Harganya begitu murah bekisar dari Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribuan.
Pegawai Indomie Agam, Hadi menjelasakan bahwa menu Favorit ialah Indomie Bangladesh.
"Indomie Bangladesh lebih favorit di sini, dan sering di pesan orang. Mungkin rasanya dirasai orang itu enak. O mak, kalau menurut saya memang enak la," ucap Hadi.
Satu di antara pengunjung, Jimmy, rasanya tak kalah dengan Indomie di hotel bintang lima, karena racikan koki dari Aceh. pekerjanya juga hampir rata orang dari Aceh, jadi tak heran kalau Indomie seperti ada rasa kekari-karian.
Tak hanya Indomie saja menunya, tetapi di sini menyediakan menu telur asin, sate kerang, sate telur puyuh, kerupuk jangek dan risol. Biasanya pengunjung makan Indomie dengan mencampurkan makanan menu tersebut.
Makan Indomie di sini juga tak lezat bila tak ditemani dengan teh tarik andalan mereka, begitu juga dengan TSTnya. Harganya pun sangat terjangkau dan tak menguras kantong pengunjung.
Warung ini biasanya ramai pada pukul 16.00 WIB sampai subuh. Semangkin malam warung-warung Indomie tersebut semangkin ramai. Kebanyakan kalangan pemuda-pemudi yang membawa pasangannya, meskipun ada yang bersama teman kalau berkunjung ke tempat tersebut.
Apa lagi jika sudah masuk pukul 02.00 WIB ke atas, pengunjungnya tak terlepas oleh wanita-wanita cantik sedang menyantap Indomie yang hangat-hangat.
Satu di antara pengunjung bernam Rada menjelaskan Indomie Bangladesh merupan menu favoritnya bila datang ke Warung Agam Senyum.
"Iya aku kalau ke mari pesannya Indomie Bangladesh, minumnya teh tarik. Karena aku suka nyemek-nyemek gitu Indomienya, kalau goreng kurang suka aku. Ya paling makannya pakek risol enak, sama telur asin. Jadi lebih berasa," ujar Rada sambil mengumbar senyumnya.
Andriza juga mengomentari bahwa Warung Indomie 24 jam merupakan tempat wisata kuliner malam di Kota Medan.
"Ya Warung Indomie 24 jam yang ada di Kota Medan ini, termasuk wisata malam juga tetapi wisata kuliner la ya. Paling ada dua tempat, di sini sama di Warkop Elisabeth. Sering juga kemari karena khas Indomienya itu tak ada tempat lain, apa lagi kalau malam pemandangan lampu pun mantap," ucap Andriza sambil tertawa.
Jika menurut Ocha yang juga pengunjung, Warung Indomie 24 jam di Kota Medan ini merupakan solusi bagi yang lapar tengah malam.
"Ya bagus aja, kalau lapar tengah malam bisa ke mari, tempatnya enak untuk ngobrol sama teman-teman. Sampai jam berapa pun nongkrong di sini gak di usir-usir.
Pelayannya juga ramah-ramah, kami uda satu jam juga di sini. Ya kalau pesan air putih, udah itu duduk di sini lama. Itu baru gak ada otak juga orangnya tu bang, ya pesan juga la makan dan minum," pungkas Ocha.
Jadi, apabila di tengah malam kelaparan tak pula ragu dan bimbang. Sebab, ada Warung Indomie 24 jam di Kota Medan. Bukan hanya itu, Warung Indomie 24 jam wajib dikunjungi apabila datang ke Kota Medan.
Jika tidak disinghai kemungkinan penyesalan akan datang. Karena tempatnya juga merupakan tempat favorit anak Kota Medan untuk nongkrong.
(cr22/Tribunmedan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/indomie-di-warung-agam-senyum2.jpg)