Update Kasus Bidan Diperkosa - Pelaku Royhan Beberkan Keterangan Berbeda dari Korban dan Polisi
Update Kasus Bidan Diperkosa - Pelaku Royhan Beberkan Keterangan Berbeda dari Korban dan Polisi
Update Kasus Bidan Diperkosa - Pelaku Royhan Beberkan Keterangan Berbeda dari Korban dan Polisi
Kemudian ia mengaku saat berhasil masuk, ia melihat korban sedang tertidur dengan seorang anak di atas ranjang.
TRIBUN-MEDAN.com - Pelaku yang awalnya diduga merampok dan memperkosa seorang bidan YL di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Selasa (19/2/2019) lalu, kini telah membongkar kejahatannya kepada polisi.
namun pelaku yang bernama Rohan (29) ini pun memberikan kronologi yang sedikit berbeda dengan apa yang dicurigai korban dan polisi.
Dikutip dari TribunSumsel.com, , Rohan telah ditangkap oleh Polda Sumatera Selatan, Senin (18/3/2019), sebulan seusai kejahatannya dilakukan.
Rohan mengatakan dirinya pertama kali masuk ke rumah bidan YL, dengan cara mencongkel jendela rumah.
"Saya masuk dari jendela dengan mencongkel menggunakan behel," jelas Rohan Senin (18/3/2019).
Kemudian ia mengaku saat berhasil masuk, ia melihat korban sedang tertidur dengan seorang anak di atas ranjang.
Ia lantas mengambil kain dan membekap korban.
"Ketika saya berhasil masuk, saya melihat korban sedang tidur bersama anak di atas ranjang. Kemudian saya mencari kain dan langsung membekap wajah korban," ujar Rohan.
Korban pun terbangun dan mencoba melawan.
Rohan yang panik pun memukul wajah korban sebanyak dua kali hingga korban pingsan.
Rohan kemudian menuturkan ia memang hendak memperkosa korban, namun niatnya ia urungkan.
"Saat korban melawan, langsung aku pukuli. Ketika akan memerkosa korban, tidak jadi karena anaknya menangis, jadi tidak jadi diperkosa," ujar Rohan yang diamankan, Senin (18/3/2019).
Tak jadi memperkosa, Rohan mengaku mengambil barang milik korban yakni uang dan handphone.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/royhan-duduk-di-kursi-terduga-perampokan-disertai-pencabulan-dan-marozi.jpg)