Gojek dan Go Car Segera Mengaspal di Danau Toba, Pengembangan UMKM dan Kuliner jadi Prioritas
Gojek pertama kali akan masuk ke Kabupaten Toba Samosir, yang menjadi salah satu daerah prioritas pengembangan pariwisata Danau Toba.
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
Gojek dan Go Car Segera Mengaspal di Danau Toba, Pengembangan UMKM dan Kuliner jadi Prioritas
TRIBUN-MEDAN.com- Setelah kompetitornya masuk ke kawasan Danau Toba, Gojek juga bakal segera mengaspal di kawasan Danau Toba.
Gojek pertama kali akan masuk ke Kabupaten Toba Samosir, yang menjadi salah satu daerah prioritas pengembangan pariwisata Danau Toba.
Masuknya vendor transportasi daring berwarna hijau hitam itu mulai dibahas sejak akhir 2018 lalu bersama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT).
Gojek akan resmi beroperasi pada 25 April 2019 mendatang. Relatif lebih lama ketimbang kompetitornya Grab yang sudah mulai mengaspal.
Senior Manager of Government Relation Gojek Regional Sumatera Muhammad Ruslan mengatakan dari sisi kebijakan sudah sampai ke Pak Wagub, Menteri, Menko Maritim.
Delapan bupati di kawasan Danau Toba juga sudah bersedia jika nantinya Gojek menyentuh mereka.
"Basis operasi akan ditempatkan di Kota Balige sebagai sentra perekonomian di Tobasa. Gojek sudah tahap perekrutan.
Begitu juga dengan Gocar yang masih melakukan pembahasan dengan vendor lokal," kata Ruslan di Kantor BPODT, Senin (25/3/2019) malam.
Telkomsel Luncurkan Layanan Musik Digital Bernama LangitMusik, Bisa Diputar Secara Offline
Perkumpuan Teochew Bersatu Medan Gelar Seminar Kesehatan dengan Tema Anda Sehat Kami Bangga
Lihat Yayan Ruhian dan Cecep A Rahman Hajar Keanu Reeves Dalam John Wick 3
Cedera saat Bela Timnas, Ronaldo Terancam Tak Perkuat Juventus Lawan Ajax di Liga Champions
Selain penumpang, lanjut Ruslan yang jadi sasaran prioritas mereka adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Potensi UMKM di Tobasa cukup besar. Termasuk kuliner yang juga sedang di data mereka untuk masuk ke Go food.
"Kerjasama dengan BPODT sangat menjanjikan. Misalnya dari sisi UMKM, kita akan lakukan pelatihan dengan para pelaku UMKM. Karena kita gak mau hanya citarasanya saja. Jadi setiap daerah punya citarasa. Packaging juga harus benar-benar dibuat menarik. Planningnya akan ke sana," urai Ruslan.
Ruslan menjelaskan Gojek mewajibkan mitranya memiliki NPWP. Gojek juga akan membantu pengurusannya. Karena UMKM memang sedang gencar dilakukan.
Masing-masing aplikator berlomba-lomba untuk membuat program kompetitif. Alasan Balige dipilih karena dekat dengan akses Bandara Silangit. Sedangkan kabupaten lainnya bakal segera menyusul.
Undangan Pernikahan Irish Bella dan Ammar Zoni Tersebar, Usung Konsep Outdoor di Kawasan Cibodas
Hanya Minum Air Putih Hingga Diusir dari Rumah Cerita Sedih Zidane saat Memulai Karir Sepak Bolanya
Ini Dia 5 Aplikasi Penyadap WhatsApp, Bisa Digunakan untuk Ketahui Kejujuran Pasanganmu
Pihaknya juga akan bekerjasama dengan BPODT untuk melatih hospitality para mitranya. Karena para wisatawan yang datang pasti akan menilai itu.
"Jika tidak, pastinya wisatawan tidak akan kembali lagi ke Toba," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/direktur-utama-bpodt-arie-prasetyo.jpg)