Ijeck Ceritakan Termotivasi Semangat Edy Rahmayadi hingga Mau Maju jadi Wagub Sumut
Dirinya diyakini Edy Rahmayadi untuk bisa membuat sesuatu yang lebih baik dan bisa dibanggakan oleh masyarakat di Sumut.
Penulis: Satia |
TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah menyampaikan sesuatu yang sangat berbeda pada saat Workshop LTT Dan Percepatan Tanam Padi, Jagung, Kedelai, dan CPCL Alsintan Tahun 2019, di Hotel Soechi, Jalan Pemuda, Kota Medan, Rabu (27/3/2019).
Musa Rajekshah mengatakan, bahwa sebenarnya tidak pernah punya sebuah cita-cita untuk menjadi seorang tokoh politik, yaitu Wakil Gubernur. Akan tetapi dirinya kagum melihat semangat Edy Rahmayadi yang tak lain adalah Gubernur Sumatera Utara.
Dirinya diyakini Edy Rahmayadi untuk bisa membuat sesuatu yang lebih baik dan bisa dibanggakan oleh masyarakat di Sumut. Dikarenakan, selama ini provinsi Sumut sudah sangat tertinggal dari daerah lain, dikarenakan pemimpinnya tidak memperdulikan nasib Sumatera Utara.
"Saya menduduki jabatan Wakil Gubernur, sebenarnya tak punya cita-citanya, karena ajakan Pak Edy yang begitu semangat untuk bisa mengembalikan Sumut Bermartabat," ujar dia.
Sebelum punya niat untuk mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur, ia sempat mengucap sesuatu kepada Edy Rahmayadi. Ia mengatakan, mengapa sampai rela untuk meninggalkan jabatan yang sudah sangat strategis itu. Ia menyampaikan sudah mengenal Edy Rahmayadi semenjak masih menjabat Mayor.
"Saya sampai bilang mengapa mau meninggalkan jabatan Abang. Saya kenal beliau sejak pangkat Mayor," kata dia.
Ia menirukan perkataan Edy Rahmayadi, yang mengatakan, kampung halaman kita sudah terlalu lama ditinggalkan begitu saja, hingga punya niat untuk dapat membangun lebih baik. Atas dasar niat baiknya, kedua tokoh ini akhirnya terpilih menjadi pemimpin baru untuk Sumut dan mengubah wajah lebih Bermartabat.
"Abang mau membangun kampung halaman kita. kalau Allah mengizinkan niat baik kita, insyaallah masyarakat pasti tau," ucapnya.
Ijeck sapaan akrab Musa Rajekshah menyampaikan ini, dikarenakan memberikan motivasi kepada seluruh peserta yang hadir. Dikarenakan bukan tidak mungkin sesuatu yang dilakukan dengan niat baik itu pasti akan membuahkan hasil.
"Saya bercerita ini karena memotivasi untuk kita semuanya. Mengejar yang masih kita perjuangkan," kata dia.
Musa Rajekshah membuka Workshop LTT Dan Percepatan Tanam Padi, Jagung, Kedelai, dan CPCL Alsintan Tahun 2019, di Hotel Soechi, Jalan Pemuda, Kota Medan.
Musa Rajekshah mengatakan, sesuai dengan visi-misi Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi untuk bisa dapat mengembangkan sektor pertanian di Sumut. Perkembangan atau peningkatan ini akan nantinya dapat membangun desa menata kota.
"Membangun desa menata kota. Artinya bisa meningkatkan perkotaan lebih baik. Saat ini Sumut area pertanian sangat luas dan subur, beberapa produk pertanian kita surplus.
Bagaimana caranya untuk menambah lahan," kata Musa Rajekshah.
Dirinya menyampaikan, bahwa di Sumut sendiri sampai saat ini banyak sekali lahan masih kosong dan bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan atau menambah pertanian. Ia mengatakan, dengan kekosongan lahan ini, dirinya meminta untuk tidak terjadi karena akan berpengaruh terhadap panen.
"Jangan terlalu lama kekosongan panen, karena ada satu musim lagi untuk bisa bercocok tanam," ujar dia.
(cr19/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/musa-rajekshah-saat-membuka-workshop-ltt-dan-percepatan-tanam-padi.jpg)