Ini Durian di Indonesia yang Bakal Populer 5 Tahun ke Depan Menurut Pakar
Para ahli memprediksi durian apa saja yang bakal ngehits lima tahun mendatang.
TRIBUN-MEDAN.com, SEMARANG – Meskipun banyak yang tidak tahan dengan baunya, berdasar hasil survei, buah durian menempati posisi pertama yang paling disukai warga Indonesia.
Direktur Jenderal Holtikultura Kementerian Pertanian, Suwandi, mengatakan, berdasar hasil survei dari ahli durian di tiga negara, ada beberapa buah durian yang menjadi favorit warganya. Survei yang dilakukan di tiga negara, yaitu Thailand, Malaysia dan Indonesia.
Dari hasil survei itu, minat durian yang paling dominan dikonsumsi saat ini yaitu durian montong, lalu durian Petruk, lalu durian Matahari, dan Musang King.
Para ahli juga memprediksi durian apa saja yang bakal ngehits lima tahun mendatang.
“Berdasar survei, buah favorit itu durian. Durian itu ada di pasar kaki lima dan Supermarket. Harga mulai Rp 15.000 sampai Rp 200.000 per kilogram,” kata Suwandi, kepada Kompascom, Jumat (29/3/2019).
“Lima tahun ke depan, durian Musang King, durian Ochhe atau durian hitam, durian Pelangi dari Papua. Itu rasanya favorit. Itu kata ahli,” katanya.
Selain durian tersebut, ada durian juga yang sudah digemari masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia. Di Kalimantan misalnya, durian Lai, lalu ada durian Serumbut dari Kalbar yang warnanya kuning emas, biji kecil, dan kulit tebal.
Di Jawa Timur, ada durian merah dari Banyuwangi, lalu Durian Bawor dari Banyumas, Durian Simimang dar Banjarnegara, Durian Malika dari Semarang. Selain itu, di Sumatera ada durian madu racun, durian Bangau dari Solok.
“Rasanya top. Bahkan ada satu kilo harganya sudah di atas Rp 200.000,” katanya.
Di beberapa wilayah, lanjut Suwandi, pohon durian berbuah rata-rata 60-100 buah tiap pohon. Namun di Solok, 1 pohon bisa sampai 600 buah. Selain itu, ada juga varietas durian yang besarnya galon, di mana beratnya mencapai 8 Kg.
Suwandi meminta masyarakat yang ingin menanam durian agar memilih benih unggul dengan harga jual yang tinggi. “Usul ditanam itu durian Matahari, Merah, Bawor, Lai, Madu Racun, pelangi. Jadi nanti harga mahal dan murah juga ada,” katanya.
“Tolong pilih tanam yang harganya tinggi. Benih sudah dilepas, kita nanti kasih bibit durian pelangi. Potensi durian pelangi itu bagus dan harganya mahal,” sambungnya.
Potensi Ekspor
Durian yang menjadi buah favorit di Indonesia ternyata sangat potensial untuk ekspor. Suwandi menjelaskan, sejak 2018 ekspor durian surplus 720 ton. Eskpor durian Indonesia disebar ke negara lain di Benua Asia.
Ekspor durian sangat menguntungkan karena harga yang tinggi. Selain itu, ekspor buah juga bisa membuat negara ini meraih devisa. “Kita punya durian bagus dari barat ke timur. Favorit itu durian pelangi dari Papua, Kalbar ada Lai, ada Bawor, Malika, Madu Racun. Ekspor masih di Asia saja,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/durian_merah_durian_orange.jpg)