Dahsyat! Pemkab Deliserdang Terima Sumbangan Rp 739,6 Milyar dari Kemendikbud, Ini Janji Bupati
Bantuan ini akan dipergunakan untuk membuat pendidikan di Deliserdang menjadi lebih baik lagi,
Penulis: Indra Gunawan |
Dahsyat! Pemkab Deliserdang Terima Sumbangan Rp 739,6 Milyar dari Kemendikbud, Ini Janji Bupati
TRIBUN-MEDAN.com-Pemerintah Kabupaten Deliserdang mendapat bantuan sebesar Rp 739,6 Milyar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI pada tahun 2019 ini.
Secara simbolis bantuan itu diterima oleh Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan di acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud di lapangan alun-alun Pemkab Deliserdang di Lubukpakam Sabtu, (30/3/2019).
Yang menyerahkannya adalah Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Didik Suhardi. Ashari mengaku sangat senang Deliserdang mendapat prioritas dari Kemendikbud.
"Bantuan ini akan dipergunakan untuk membuat pendidikan di Deliserdang menjadi lebih baik lagi," ucap Ashari.
Saat itu Ashari sempat memaparkan bahwa anak-anak Deliserdang sangat luar biasa sebab banyak anak yang mempunyai prestasi dalam berbagai hal.
Ketika itu pihak Kemendikbud sempat menampilkan tayangan capaian ataupun hal-hal yang sudah ditangani sejak kurun waktu 4,5 tahun belakangan.
Yeni dan Arif Dapat Sepeda Motor di Acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud di Lubukpakam
Terima Tantangan Test Urin, SMeCk Hooligan Tunjukkan Suporter PSMS Medan Bebas Narkoba
Ayah Uut Permatasari Meninggal Dunia, Alami Kecelakaan Motor
Demi Membayar Utang, Pasangan Ini Jual Bayi Kembarnya yang Berusia Dua Bulan
Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad menyebut masih ada catatan dan hal yang harus tetap dikawal. Mulai dari pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar hingga menengah masih ada yang harus diperbaiki.
Selain itu dibidang Kebudayaan juga masih ada karena tugasnya untuk tetap melestarikan, mengembangkan dan memajukan kebudayaan.
Dedek Ramansyah Sembunyikan Sabusabu Jualannya di Bawah Ember
Video Pasangan Lengket Setelah Berhubungan Intim, Dilarikan ke Rumah Sakit Dalam Keadaan Bertindihan
Istri Selingkuh dengan Sahabat Baik, Pria Ini Pilih Gantung Diri di Tangga Rumah
Orang Tua Muhammad Ridho Bayi Penderita Hidrosefalus Butuh Bantuan Dana untuk Biaya Operasional
"Secara nasional untuk PAUD masih mencapai 74,2 persen. Seharusnya tahun 2015 UNESCO itu tetapkan sampai posisi 75 persen. Tetapi kita masih kurang beberapa point lagi. Tentu dengan program kita satu desa satu PAUD minimal dan ini kita lakukan percepatan di semua lini sehingga PAUD bisa kita capai targetnya," kata Hamid.
Dihadapan para pengajar, Hamid meminta agar mereka tidak salah mengartikan apa yang dimaksud dengan Paud. Disebut Paud merupakan pengembangan karakter anak dan potensi anak anak.
Kucing Peninggalan Almarhum Istri Mati karena Salah Diagnosa, Pemilik Tuntut Dokter ke Pengadilan
Kabar Terkini Vanessa Angel, Pertanyakan Rian Subroto, Pria yang Booking Dirinya, tak Ikut Diadili
Karena itu bukan berarti anak harus diajari untuk pandai membaca ataupun menulis.
"Kalau memaksa itulah yang tidak kita harapkan. Untuk pendidikan dasar masalah akses sudah selesai targetnya dan lebih dari 100 persen lebih. Yang perlu kita perbaiki sekarang peningkatan kualitas pendidikan," katanya.
Sebelum meninggalkan Kabupaten Deliserdang, para pejabat di lingkungan Kemendikbud ini juga sempat meninjau Taman Literasi yang ada di samping kantor Dinas Pendidikan Deliserdang dan diresmikan oleh Didik Suhardi.
Taman Literasi ini merupakan taman diskusi bagi masyarakat yang ingin mengembangkan bakat dalam berbagai bidang.
Yeni dan Arif Dapat Sepeda Motor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ashari-tambunan-menunjukkan-bantuan-berupa-7396-milyar.jpg)