Tim Schneider USU Raih 3 Emas Sekaligus Dalam Lomba Inovasi di Moscow

Tim Schneider Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil mengharumkan nama baik USU dalam lomba inovasi

Tayang:
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
Dokumentasi USU
Winelda Mahfud Zaidan Haris dari Fakultas Kedokteran Gigi angkatan tahun 2015 dan Wahid Nurhayat dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam angkatan tahun 2017, berhasil raih 3 emas dalam lomba inovasi di Moscow 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim Schneider Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil mengharumkan nama baik USU dalam lomba inovasi yang dilakukan di negara Russia.

Winelda Mahfud Zaidan Haris dari Fakultas Kedokteran Gigi angkatan tahun 2015 dan Wahid Nurhayat dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam angkatan tahun 2017, mampu mengharumkan nama USU.

Mereka meraih kesuksesan di kegiatan 22nd Moscow International Salon of Inventions and Innovative tecnologies Archimedes yang digelar di Moscow.

Tim Schneider USU berhasil meraih 3 medali emas dan 1 piala special award dari Pemerintah Rusia dengan membawa topik tentang inovasi pada pembuatan kanvas rem.

Kemenangan keduanya disambut hangat oleh Wakil Duta Besar RI di Rusia, Lasro Simbolon.

"Oh iya benar, ada mahasiswa kita meraih emas di Russia dan mereka menerima satu piala spesial dari Pemerintah Russia," kata Rektor USU Runtung Sitepu, Sabtu (30/3/2019).

"Tim Schneider ini memenangkan kompetisi dibidang teknologi. Sebelumnya mereka meraih emas di Silicon Valley Amerika Serikat tahun lalu.
Dengan mengangkat teknologi kanvas rem tahan panas dengan bahan baku kulit kemiri," sambungnya.

Terpisah Wakil Rektor I USU, Rosmayati secara khusus juga mengucapkan selamat atas keberhasilan kedua mahasiswa berprestasi USU tersebut.

“Alhamdulillah, mahasiswa USU atas nama Wiwin dan Wahid berhasil mendapatkan 3 medali emas di Moscow” kata Rosmayati.

Runtung menjelaskan kegiatan yang dihelat dari tanggal 26-29 Maret 2019 tersebut, bertujuan untuk menemukan inovasi baru dalam dunia industri yang potensial untuk dipatenkan dan dikembangkan secara komersial.

Tahun lalu, lanjut Runtung kegiatan ini diikuti oleh para penemu dari 22 negara dan mampu menghadirkan sebanyak 1100 inovasi baru yang diklasifikasikan dalam 42 kelas yang berbeda.

Kegiatan ini sendiri merupakan kegiatan akbar yang didukung oleh beberapa kementerian di Pemerintahan Rusia dan menyedot perhatian para penemu dari berbagai belahan dunia.

"Kemenangan dua mahasiswa USU ini tentu merupakan sebuah kebanggaan tersendiri, karena mereka mampu menang di kompetisi level internasional yang diikuti peserta dari berbagai negara," ucap Runtung bangga.

Runtung menuturkan bahwa ini akan memperbaiki peringkat USU di pemeringkatan yang dibuat oleh Kemenristekdikti yang akan di umumkan 17 Agustus nanti. Jadi nanti mahasiswa kita yang pulang dari luar negeri itu di tanggal 17 Agustus akan diberikan hadiah.

"Kalau saya tidak salah dulu Rp 2,5 juta dari USU dan Rp 2,5 juta dari CSR perusahaan jadi nanti mereka akan memperoleh 5 juta rupiah," sebut Runtung.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved