BI Sumut Sulap Kampung Nelayan Jadi Kampung Pelangi 250 KK di Medan Labuhan

Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyerahkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI)

BI Sumut Sulap Kampung Nelayan Jadi Kampung Pelangi 250 KK di Medan Labuhan
Istimewa
Peresmian Kampung Pelangi ini dihadiri langsung oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (KPw Bl Prov Sumut), Wiwiek Siswo Widayat dan Plt Sekretaris Daerah Perwakilan Sumut, Agus Priyono di Jalan Chaidir Kampung Nelayan lndah, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sabtu (30/3/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyerahkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa program peningkatan kapasitas ekonomi di bidang pariwisata dan meresmikan Kampung Pelangi

Program ini diselaraskan dengan visi Bl untuk berkontribusi nyata terhadap perekonomian Indonesia, melaiui refocusing terhadap tema program yang mendorong upaya mengurangi CAD (Current Account Deficit) dengan tetap memperkuat upaya pengendalian inflasi.

Peresmian Kampung Pelangi ini dihadiri langsung oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (KPw Bl Prov Sumut), Wiwiek Siswo Widayat dan Plt Sekretaris Daerah Perwakilan Sumut, Agus Priyono di Jalan Chaidir Kampung Nelayan lndah, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sabtu (30/3/2019).

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk tali kasih dan kepedulian BI pada lingkungan dan diharapkan bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kampung Nelayan Indah.

"Latar belakang pemberian bantuan BI ini adalah harapan masyarakat di Kampung Nelayan lndah untuk meningkatkan kesejahteraan warga dengan menjadikan Kampung Nelayan sebagai kampung wisata dengan sebutan Kampung Pelangi," ucapnya.

Oleh sebab itu, BI memberikan bantuan berupa pengecatan rumah warga berwarna pelangi di Kampung Nelayan ini yang dihuni kurang lebih 250 KK (Kepala Keluarga) serta bantuan pembuatan pagar jempatan, kursi taman serta tong sampah.

Sebagai bagian dari tugas BI yaitu pengendalian inflasi, kata Rosmaya, KPw BI Sumut aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai inflasi, melalui ajakan kepada warga untuk menanam tanaman bahan pangan yang memberikan andil inflasi di Kota Medan yaitu cabai merah dan sayur-sayuran.

"Dalam hal ini KPw BI Sumut juga turut bantuan berupa peralatan tabulampot vertikal dengan menggunakan paralon fiber disertai dengan bibit tanaman. BI juga mendukung pemberdayaan masyarakat Kampung Nelayan melalui pelatihan pengelolaan tanaman dalam pot, sehingga diharapkan produktivitas tanaman dapat meningkat dan pada akhirnya dapat memberikan nilai tambah bagi warga Kampung Nelayan ini," ujar Rosmaya.

Selain itu, BI Sumut juga memberikan bantuan bibit ikan nila, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga, baik untuk dikonsumsi sendiri ataupun dijual kembali.

Dalam kesempatan yang sama,
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (KPw Bl Prov Sumut), Wiwiek Siswo Widayat mengatakan untuk menambah ilmu pengetahuan dan meningkatkan minat belajar serta dalam menjauhkan anak serta remaja di Kampung Nelayan dari pergaulan dan aktivitas yang negatif, KPw BI Sumut juga memberikan bantuan pojok baca.

Halaman
12
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved