Ayok Kenali Gejala Depresi, Baik Secara Mental Maupun Fisik
Jika berat badanmu berubah naik turun dengan optimal dan terjadi lebih dari lima kali dalam sebulan, artinya kamu mendapat lampu merah.
Gejala fisik lainnya adalah merasa kurang istirahat, gemetar, bahkan merasa lelah atau kehilangan energi hampir setiap hari.
Beberapa orang yang mengalami depresi juga mengalami gangguan ketika tidur. Artinya, ini bisa saja ketidakmampuan untuk tertidur dan kurang tidur, atau bahkan terlalu banyk tidur selama hampir setiap hari.
Bahkan ketika orang tersebut sudah tidur selama lebih dari delapan atau sembilan jam per malamnya, mereka selalu merasa lelah sepanjang hari.
"Gejala ini bisa seperti kemalasan atau ketidakdewasaan, namun jika digali lebih dalam ada faktor keinginan untuk tidak aktif dan menghindari tanggungjawab," kata Dr Kunam.
Ada banyak manifestasi fisik depresi yang bisa membuat bingung karena mirip gejala fisik penyakit kronis.
Namun, psikiatri Alex Dimitriu, MD mengatakan bahwa kurang tidur dan kelelahan secara keseluruhan terasosiasi dengan depresi dan membuat tubuh terasa sakit bahkan lebih parah.
"Ada beberapa bukti bahwa depresi bisa diumumkan sebagai peradangan tingkat tinggi, yang bisa mendukung rasa sakit berlebih yang dirasakan oleh tubuh kita," ujarnya.
Ia menambahkan, banyak orang yang mengalami depresi mendeskripsikan diri mereka sebagai "merasakan sakit dan kelelahan", daripada alasan lainnya.
Maka, jika kamu merasakan gejala depresi baik mental maupun fisik, kunjungilah dokter atau profesional lainnya untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Pengobatan adalah hal yang bisa ditemukan agar setiap orang berhak untuk menemukan kebahagiaan dan produktivitas hidup.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenali Gejala Fisik Depresi"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-cemas-dan-takut.jpg)