Pendukung Prabowo Jansen Sitindaon Ribut Dengan Pendukung Jokowi Arya Sinulingga dan Budiman
Dalam acara itu, para narasumber yang hadir juga memperdebatkan soal program Dilan yang disinggung Jokowi saat Debat Keempat Pilpres 2019
Pendukung Prabowo Jansen Sitindaon Ribut Dengan Arya Sinulingga dan Budiman Sudjatmiko
TRIBUN-MEDAN.com-Pembawa acara Mata Najwa, Najwa Shihab tak kuasa menahan tawanya di tengah perdebatan kedua kubu calon presiden (capres).
Hal ini terlihat saat para narasumber mulai berdebat di acara Mata Najwa dengan tema 'Debat usai Debat', Rabu (3/4/2019).
Pada tema tersebut kedua kubu capres diwakili oleh masing-masing tiga tim sukses.
Dari kubu capres Joko Widodo (Jokowi) Tim Kampanye Nasional diwakili oleh Budiman Sudjatmiko, Raja Juli Antoni, dan Arya Sinulingga.
Sementara dari kubu capres Prabowo, Badan Nasional Pemenangan (BPN) diwakili oleh Said Didu, Faldo Maldini, dan Jansen Sitindaon.
Segmen dalam acara tersebut memberikan waktu 90 detik untuk menjawab pertanyaan dan saling berdebat dengan lawan.
Saat diberi kesempatan, BPN menyinggung soal rekam jejak. Mereka menggunakan waktu 90 detik untuk menjawab.
Setelahnya, TKN diberikan kesempatan untuk menimpali. Saat tiba giliran TKN, Jansen masih melanjutkan bicaranya.
Sehingga Najwa harus menyela untuk memberikan kesempatan pada TKN. "Sebentar, sebentar, sebentar, gantian," ujar Najwa tegas.
Namun, Jansen tak menggubris perkataan dari Najwa. "Anda diam Jansen, Anda diam," ujar Budiman ikut menyela.
"Siap mas," jawab Jansen yang mau mendengar perkataan Budiman.
Tak lama, Budiman memberikan celetukan yang membuat Najwa tak kuasa menahan tawanya.
Najwa yang mulanya tampak tegas langsung tertawa lepas.
"Anda pikirkan dapil Anda dulu ya," celetuk Budiman yang membuat Najwa tertawa.
"Baik," ujar Najwa setelah tertawa.
Mendengar itu, Jansen pun ikut melontarkan tawa.
Perubahan ekspresi Najwa Shihab saat dengar celetukan Budiman, Rabu (3/4/2019). (Facebook Trans 7)
Dalam acara itu, para narasumber yang hadir juga memperdebatkan soal program Dilan yang disinggung Jokowi saat Debat Keempat Pilpres 2019.
Jokowi menyebutkan Dilan yang biasa dikenal dengan judul film tersebut saat menyinggung soal pemerintahan.
Diketahui, pemerintahan merupakan satu di antara tema yang diangkat, Sabtu (30/3/2019).
Dilan disebutkan Jokowi untuk menyingkat istilah dalam pemerintahannya.
"Di dibidang pemerintahan, ke depan diperlukan Pemerintahan Dilan, Digital Melayani," ujar Jokowi yang disambut histeris pendukungnya.
"Oleh sebab itu diperlukan reformasi dalam pelayanan publik lewat elektronik yang kedua diperlukan penajaman dan penyederhanaan kelembagaan," tambahnya.
"Ketiga diperlukan peningkatan kualitas SDM apartaur kita, dan yang keempat diperlukan reformasi tata kelola."
Diberitakan sebelumnya, capres Jokowi dan Prabowo tengah menjalani debat keempat capres, Minggu (30/3/2019).
Tema debat keempat yaitu ideologi, pemerintahan, keamanan, dan hubungan internasional.
Debat diselenggarakan di Hotel Shangri La, Jakarta.
Penyelenggaraan akan dibagi menjadi 6 segmen dengan alokasi 120 menit.
Diketahui, pada debat keempat ini, tema yang diangkat adalah 'Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan serta Hubungan Internasional'.
Debat Said Didu Vs Arya Sinulingga
Dalam acara ini, perdebatan juga terjadi antara Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga menantang Dewan Pakar BPN Prabowo-Sandiaga, Said Didu.
Arya Sinulingga menantang Said Didu soal dugaan kecurangan menggunakan instrumen negara untuk kampanye.
Arya menantang Said Didu untuk melaporkannya ke Bawaslu.
"Laporkan saja bos," timpal Arya Sinulingga.
"Jadi mau dibawa ke mana? Dibawa ke sosmed?" tanya Arya.
"Bukan," jawab Said Didu.
"Lapor ke Bawaslu bos, masa lapor ke sosmed, lapor ke Bawaslu," ujar Arya dengan nada meninggi.
Saat ditantang Arya, tampak Said Didu lantas tertawa.
Said Didu menjelaskan bahwa dia akan melaporkan ke Bawaslu, setelah menemukan semua buktinya.
"Saya lagi nunggu laporan semua, kita akan laporkan bukti," kata Said Didu.
"Sekarang Anda katakan akan cari bukti lagi," timpal Arya dengan nada meninggi.
"Berarti ini dusta," sambung Arya dengan menunjuk-nunjuk Said Didu.
Terlihat saat perdebatan antara keduanya memanas, para penonton memberikan tepuk tangan hingga riuh.
Said Didu menyatakan dengan tegas, dirinya memiliki data-data yakni bukti laporan rapat.
"Rapat kementerian BUMN, di Sidoarjo ulang tahun besar-besaran, di Monas juga ulang tahun besar-besaran, Kecamatan di Ciamis semua dibagi-bagi," tegas Said Didu.
"Laporkan saja ini fitnah ini, lapor ke Bawaslu," tandas Arya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jansen-sitindaon-dan-arya-sinulingga.jpg)