Penyerangan Geng Motor
Rico Dilindas dan Dipukuli Anggota Geng Motor Genk Motor Ezto saat Menyerang Rumah Temannya
Kelompok yang melakukan pengeroyokan terhadap Rico adalah Genk Motor Ezto. Mereka berboncengan dan menyerang salah satu rumah teman Rico
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
TRIBUN-MEDAN.com- Penyerangan yang dilakukan oleh salah satu Genk motor di Kota Medan kepada beberapa pemuda di Jalan Pembangunan V, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Helvetia, pada Minggu (24/3/2019) sekitar pukul 00.30 WIB.
Penyerangan ini mengakibatkan salah seorang pemuda bernama Rico Lumbanraja, pelajar SMA St Thomas III Medan, kelas X IPA II terpaksa harus menjalani operasi otak dan tangan.
Riko saat ini dirawat di RS Royal Prima dalam kondisi koma sekitar 12 hari pascakejadian.
Hal itu merupakan akibat kebrutalan dan kesadisan sekelompok Genk motor yang berjumlah lebih 30 sepeda motor.
Diketahui, kelompok yang melakukan pengeroyokan terhadap Rico adalah Genk Motor Ezto. Mereka berboncengan dan menyerang salah satu rumah teman Rico yang bermarga Purba di Jalan
Pembangunan V tersebut.
Kapolsek Helvetia Kompol Trila Murni mengungkapkan bahwa sebelum tergeletak tak berdaya di tengah jalan, selain dipukuli korban Rico juga sempat dilindas ban sepeda motor.
"Pelaku mengakui ada melindas korban," kata Trila, Kamis (4/4/2019).
"Pengakuan pelaku, saat kejadian itu terjadi sangat ramai, tapi tidak tahu apakah ada pelaku lain yang ikut melindas badan korban," sambungnya.
Dosen Gantung 2 Anaknya dan Kirim Foto Mereka ke Istrinya yang Selingkuh Sebelum Bunuh Diri
Viral Video Pihak Ngaku Keluarga Prabowo Mendukung Jokowi-Maruf, Ini Reaksi Ketua DPP Gerindra
Driver Ojek Online Meninggal Dunia karena Terlindas Truk di Jalan Yos Sudarso
Pelatih Tim Sepak Bola Pra-PON Sumut Berharap Pemain Diberikan Fasilitas Penginapan untuk Istirahat
Namun untuk memastikan itu semua, lanjut Trila pihak masih terus mencari bukti-bukti. Mulai dari keterangan CCTV dan saksi-saksi. Agar proses penyelidikan bisa cepat untuk mengungkap siapa saja pelaku dibalik pengeroyokan Rico.
"Kita bakal terus berusaha untuk mengungkap kasus ini hingga tuntas," tegas Trila.
Untuk diketahui, penyerangan yang dilakukan oleh salah satu Genk motor di Kota Medan kepada beberapa pemuda di Jalan Pembangunan V, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Helvetia, terjadi pada Minggu (24/3/2019) sekitar pukul 00.30 WIB.
Edwin: TP PKK Padukan Gerak Langkah dalam Menjalankan Program Pemberdayaan Masyarakat
Detik-detik Toyota Fortuner Tabrak APV, Satu Tewas, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Ditangkap Polisi
Fakta Mengejutkan Guru Honor yang Dimutilasi, Dikenal Kemayu, Penjelasan Polisi soal Motif LGBT
Penyerangan ini mengakibatkan salah seorang pemuda bernama Rico Lumbanraja, pelajar SMA St Thomas III Medan, kelas X IPA II terpaksa harus menjalani operasi otak dan tangan.
Riko saat ini dirawat di RS Royal Prima dalam kondisi koma sekitar 12 hari pascakejadian.
Yonif 125/Simbisa Kini Punya Pasukan Khusus yang Mampu Tiba di Lokasi Bencana Maksimal 30 Menit
Guru Honorer Dimutilasi, Polisi Sudah Periksa Lima Pria Gemulai Teman Korban
Playboy Kelas Kakap Dibekuk, Hamili 4 dari 19 Perempuan, Bermodus Perhiasan Palsu dan Ngaku Kaya
Hal itu merupakan akibat kebrutalan dan kesadisan sekelompok Genk motor yang berjumlah lebih 30 sepeda motor.
Genk motor itu berboncengan dan menyerang salah satu rumah teman Riko yang bermarga Purba di Jalan Pembangunan V tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/geng-motor-beraksi-di-medan.jpg)