TRIBUNWIKI
TRIBUNWIKI: 2 Pasar Tradisional di Medan yang Buka Sejak Dini Hari
Tak hanya pedagang begitu juga pembelinya, yang berbelanja di pagi dini hari untuk berbagai keperluannya.
TRIBUNWIKI: 2 Pasar Tradisional di Medan yang Buka Sejak Dini Hari
TRIBUN-MEDAN.com-Medan merupakan kota Metropolitan yang aktivitas sebagian masyarakatnya sampai 24 jam. Begitu juga dengan aktivitas perekonomiannya dari pagi sampai pagi kembali.
Hal ini dapat dilihat dari satu di antara potret dua Pasar Tradisional yang buka dini hari di kota tersebut.
Beberapa pedagang Pasar Tradisional di Kota Medan, pagi dini hari sudah memulai aktivitasnya. Tak hanya pedagang begitu juga pembelinya, yang berbelanja di pagi dini hari untuk berbagai keperluannya.
Seperti, keperluan pedangang dan untuk acara pesta. Ibu Br Sipayung pedagang sayur-sayuran di Pasar Tradisional Sei Sikambing menjelaskan biasanya jika untuk keperluan belanja kebutuhan sehari-hari para pembelinya pada pukul 07.00 WIB.
“Kalau belanja pukul 04.00 itu biasanya orang jualan atau pedagang nasi padang kebanyakan atau pedagang lainnya. Kalau untuk ibu rumah tangga untuk kebutuha sehari-hari itu kebanyakan mereka belanja pukul 06.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB,” ujarnya, Kamis, (4/4/2019).
Biasanya aktivitas pedagang Pasar Tradisional beraktivitas pada pukul 03.00 pagi dini hari. Baik itu aktivitas memulai menyusun dan merapikan barang-barang dagangannya serta sampai pukul 03.00 WIB ke atas untuk memulai operasional berdagang.
Pedagang pasar Trasional ini juga ada yang berdagang di pinggiran jalan dan ada pula yang berdagang di dalam Pasar Tradisional berdasarkan tempat berdagangnya yang sudah di kontraknya dari pihak pengolah pasar trdisional.
Simaklah sebagai berikut yang merupakan potret aktivitas dua pasar tradisonal yang buka pagi dini hari di Kota Medan.
1. Pasar Tradisional Sei Sikambing.
Dari penjelasan satu di antara pedagang Pasar Tradisional Sei Sikambing yaitu pedagang ikan asin, Ibu Juminer Br Sitanggang, mengatakan bahwa Pasar Tradisional ini berdiri sekitar tahun 1978.
“Saya sudah 40 tahun berjualan di sini, anakku pun sudah berusia 43 tahun. Kalau Pasar Tradisonal Sei Sikambing ini berdiri sekitar tahun 1978. Saya bukan orang pertama yang berdagang di sini, kalau buka pasar ini, ya dari beres-beres itu ada dari jam 03 .00 WIB,” ucapnya sambil menimbang barang jualannya di timbangan miliknya.
Ia juga menambahkan bahwa mulai ramainya pembeli di pasar tersebut setiap hari pada pukul 05.00 WIB. Akan tetapi, tentang pedapatan tidak seperti banyaknya pendapatan seperti dahulu.
Karena, lapak dagangannya berada di dalam pasar tersebut. Dalam hal ini juga Ia menjelaskan keramaian pembeli itu berada di lapak pedagang yang dekat dengan jalan lintas.
“Pasar ini sudah direhab dua kali, kalau dahulu di luar pasar ini saya berjualan. Tetapi sekarang sudah dapat tempat di dalam, jadi berjualan di tempat ini. Dahulu di luar ramai yang beli tetapi sekarang sudah tidak seperti dahulu lagi, mau menyewa lapak rumah dekat jalan lintas sangat mahal biaya sewanya. Ya kalau sekarang pembeli tempat saya itu hampir rata langganan saya kalau tak ada langganan lumayan sunyi,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pedagang-dan-pembeli-di-pasar-tradisional-mmtc2.jpg)