Grace Natalie Tepis Hoax dalam Video Ajak Warga Makan Babi Usai Pencoblosan

Grace Natalie Ketua Umum PSI mengklarifikasi video yang beredar kalau diri mengajak makan babi bersama usai melakukan pencoblosan

Tayang:
HO
Ketua Umum PSI, Grace Natalie dalam video yang viral. 

TRIBUN-MEDAN.com - Grace Natalie Ketua Umum PSI mengklarifikasi video yang beredar kalau diri mengajak makan babi bersama usai melakukan pencoblosan pada pemilu 2019.

Grace mengaku marah menyusul beredarnya sebuah potongan video rekaman kampanye berisi ajakan mencoblos oleh dirinya saat berkampanye di kawasan Pluit, Muara Karang, dan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara diedit oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pernyataan Grace terkait ajakan memilih itu terekam dalam video yang beredar di media sosial. Grace mengatakan dirinya mengajak warga makan bakmi, bukan babi.

Video itu beredar melalui media sosial dan grup aplikasi pesan instan.

Grace Natalie menyebut, konten video tersebut hoax.

Dia mengatakan, dalam video tersebut, dia mengajak warga untuk makan bakmi bersama keluarga usai menyalurkan hak suara pada Pemilu.

Namun, di sejumlah video yang beredar, Grace Natalie mengatakan, suara dirinya di video itu telah di-edit sedemikian rupa sehingga kata-katanya berubah menjadi babi.

Berikut transkrip potongan video pernyataan Grace Natalie.

"Jangan takut untuk nanti datang ke TPS karena Pak Jokowi sudah menjamin, sudah menerjunkan aparat kepolisian dan militer untuk menjaga prosesnya. Satu suara sangat berharga. Kan kalo ini semua sudah selesai, ayo kita makan bakmi (bagian ini diklaim sebagai babi ) sama-sama. Pilih mau yang mana?"

Grace Natalie mengklaim jika yang dia sebut adalah "bakmi", bukan "babi".

"Luar biasa serangan hoax ke PSI. Sudah beberapa hari ini datang bertubi-tubi. Mulai dari suara PSI akan ditransfer ke partai lain, PSI terkait Tutut, PSI batal ikut Pemilu, dan kini bakmi pun diplesetkan jadi babi," kata Grace Natalie dalam keterangannya, Selasa (16/4/2019).

Grace Natalie mengatakan, video ini dimaksudkan untuk memotivasi warga agar datang ke TPS pada hari pencoblosan.

Dia beralasan, ada kekhawatiran di kalangan warga Pluit, terkait kondisi keamanan saat Pemilu.

Dia menyebut, kebetulan di wilayah Pluit dan Muara Karang banyak kedai kuliner yang menjajakan bakmi.

"Sekali lagi saya tegaskan, yang saya katakan bakmi, bukan babi," kata Grace Natalie, mantan pembaca berita pada stasiun televisi TV One.

Pada video pendek yang viral, Ketua Umum PSI tersebut menyapa warga Pluit, Muara Karang, PIK, dan mengajak mereka untuk menyalurkan hak suaranya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved