MENYIBAK Cara Muncikari Menjual pada Gadis Belia kepada Pria Hidung Belang

MENYIBAK Cara Muncikari Menjual pada Gadis Belia kepada Pria Hidung Belang

Surya/habibur rohman
ILUSTRASI - MENYIBAK Cara Muncikari Menjual pada Gadis Belia kepada Pria Hidung Belang. Foto tak terkait berita. Pekerja seks di Gang Dolly kembali beroperasi, Kamis (19/6/2014) malam, sehari pasca penutupan lokalisasi tersebut, Rabu (18/6/2014). Terkuak Cara Mucikari di Balikpapan Tawarkan Jasa Esek-esek Wanita Muda, Ada yang di Bawah Umur. (Surya/habibur rohman) 

Kepolisian Resort Bontang berhasil mengungkap kasus prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur baru-baru ini di salah satu Hotel melati di Kota Bontang.

Pengungkapan kasus ini bermula dari aduan masyarakat terkait maraknya praktik prostitusi yang dijajakan melalui jejaring media sosial.

Berangkat dari informasi itu petugas berpura-pura menjadi calon pengguna jasa seksual.

Dari aplikasi Mi Chat, petugas menyisir akun-akun yang menawarkan jasa esek-esek.

Salah satu akun yang dikelola sepasang kekasih, Ro (20) dan pacarnya Na (16) membuka layanan pemuas seksual dengan jasa dari anak di bawah umur.

Petugas yang menyamar, layaknya sang penyewa jasa mencoba menawar harga yang diberikan.

Harga yang ditawarkan semula sebesar Rp 1 juta untuk jasa singkat atau short time.

Setelah bernego, akhirnya pelaku melepas harga Rp 700 ribu termasuk sewa kamar melati.

Sejatinya, ada paket harga berbeda yang ditawarkan oleh mucikari.

Harga bakal lebih mahal jika penyewa tak menggunakan alat kontrasepsi.

“Petugas setelah bernego dikirimkan foto perempuan yang dijual itu,” kata Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Ferry Putra Samodra kepada wartawan, Selasa (26/2/2019).

Petugas kemudian mengatur janji untuk bertemu di hotel, serta diminta membayar uang muka untuk menyewa kamar.

Sang mucikari Ro tiba di kamar hotel bersama dengan gadis muda, sebut saja Bunga usianya baru 15 tahun. Perempuan inilah yang dijajakan oleh Ro seharga Rp 700 ribu.

“Sewa hotel Rp 155 ribu, sisanya diberikan ke mucikari. Setelah uang dia terima, petugas langsung tangkap dia (mucikari),” kata Kasat AKP Ferry.

Ro yang tertangkap tangan saat beraksi tak mampu mengelak.

Sumber: Surya
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved