Surat Mogok Kerja Bocor ke Publik, Asosiasi Pilot dan Karyawa Garuda: Tidak Benar

Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) membantah akan melakukan aksi mogok kerja.

Surat Mogok Kerja Bocor ke Publik, Asosiasi Pilot dan Karyawa Garuda: Tidak Benar
KONTAN/Cheppy A. Muchlis
Pengunjung berbincang di stan Garuda Indonesia saat pameran Transportasi Indonesia 2014 di gedung Smesco, Jakarta (10/9/2014). Pameran ini menampilkan berbagai moda transportasi baik Darat,Laut dan Udara. Melalui Pameran ini diharapkan pembangunan dan keberhasilan transportasi dapat disampaikan kepada masyarakat khususnya transportasi massal. Pameran ini akan berlangsung hingga 12 September mendatang. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis) 

TRIBUN-MEDAN.com - Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) membantah akan melakukan aksi mogok kerja.

"Sekber tidak pernah membuat surat tentang rencana aksi mogok. Surat yang telah tersebar luas di publik tersebut adalah tidak benar, bahwa rencana mogok (juga) tidak benar," demikian bunyi keterangan resmi yang dikeluarkan APG dan Sekarga yang telah ditandatangani oleh Ketua APG Bintang Hardiono dan Ketua Sekarga Ahmad Irfan, Senin (29/4/2019).

Menurut mereka, hingga saat ini, seluruh pilot, awak kabin dan karyawan Garuda Indonesia tetap melaksanakan tugas dan mendukung kinerja perusahaan secara maksimal.

"Sebelum ada pernyataan resmi dari SEKBER (APG dan Sekarga), diharapkan publik tidak mempercayai informasi yang beredar," lanjutnya.

Sebelumnya, karyawan Garuda Indonesia, termasuk pilot dan pramugari disebut berencana untuk mogok kerja karena kisruh internal pemegang saham.

Hal ini terungkap setelah surat rencana mogok kerja yang ditujukan kepada Chairal Tanjung selaku pemegang saham Garuda Indonesia bocor dan tersebar ke publik sejak Jumat (26/4/2019) malam.

Sementara itu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyurati maskapai Garuda Indonesia terkait kabar akan mogoknya pilot dan pramugari.

Surat rencana mogok kerja yang ditujukan kepada Chairul Tanjung selaku salah satu pemegang saham Garuda Indonesia, bocor dan tersebar ke publik sejak Jumat (26/4/2019) malam.

"Saya sudah berkomunikasi. Hari Senin (29/4/2019), saya akan kirim surat ke mereka," ucap Budi Karya seperti dikutip dari Antara, Minggu (28/4/2019).

Menurut dia, pihaknya meminta para pilot dan pramugari agar menahan diri supaya tidak mengganggu operasional penerbangan.

Halaman
12
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved