Jelang Ramadan Harga Bawang Putih Melambung hingga Rp 50 Ribu Per Kilogram di Pasar Kabanjahe
Seorang pedagang bumbu dapur Dina Sinaga, mengungkapkan rata-rata harga bumbu dapur yang ada di kawasan tersebut masih terlihat stabil
Penulis: Muhammad Nasrul |
Jelang Ramadan Harga Bawang Putih Melambung hingga Rp 50 Ribu Per Kilogram di Pasar Kabanjahe
TRIBUN-MEDAN.com - Bulan Ramadhan yang merupakan waktu ibadah puasa bagi umat Islam, kini semakin di depan mata. Diperkirakan, sekitar sepekan lagi umat Muslim seluruh dunia akan menyambut bulan suci tersebut.
Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, setiap memasuki bulan Ramadhan harga-harga sembako beranjak naik. Namun, hingga saat ini kenaikan sejumlah bahan pokok tersebut belum tampak di Pasar Tradisional Kabanjahe.
Seorang pedagang bumbu dapur Dina Sinaga, mengungkapkan rata-rata harga bumbu dapur yang ada di kawasan tersebut masih terlihat stabil.
Dirinya menyebutkan, salah satu bumbu seperti bawang merah masih bertahan di angka Rp 28.000 perkilonya.
"Kalau sekarang bumbu masih stabil, di sini belum ada tanda-tanda naik harga mau puasa ini. Biasanya kalau naik juga enggak terlalu tinggi," ujar Dina, saat ditemui di lapak dagangannya, Senin (29/4/2019).
Meskipun harga bumbu lainnya masih terbilang normal, namun dirinya mengungkapkan pada jenis bawang putih mengalami kenaikan yang cukup drastis.
Dirinya mengaku, jika pada biasanya bawang putih berada di angka Rp 20.000 perkilonya, namun saat ini sudah mencapai angka Rp 50.000 per kilogramnya.
Lion Air Bantah Menyuruh Anak Penumpang Asal Siantar Bawa Bagasi Sendiri
5 Tahun tak Bisa Penuhi Kebutuhan Biologis Istri, Saiful Gantung Diri, Benda Aneh di Kelamin Korban
SOSOK Bupati Sri Wahyumi, Muda dan Nyentirik Pernah Hilang Terdampar di Pulau, Terkini Ditangkap KPK
"Biasanya kalau ada kenaikan paling 25 sampai 30 ribu perkilonya, ini kata importir barang memang lagi kosong. Kalau karena mau puasa kayanya belum ada yang naik, karena yang lain juga masih normal," ucapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh pedagang sayur mayur, Gunawati bru Brahmana. Dirinya mengungkapkan, jelang sepekan memasuki bulan puasa ini dirinya belum melihat ada tanda-tanda lonjakan harga pada sayur.
Wanita berbaju biru itu mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya menjelang puasa, memang untuk sayuran tidak mengalami kenaikan harga.
Wasit Hentikan Pertandingan karena Kebelet Pipis saat Pimpin Laga di Liga Portugal
VIDEO: Buruh Berpakaian Pocong, Geruduk Kantor Edy Rahmayadi Jelang May Day. .
Karena seperti diketahui, Kabupaten Karo merupakan salah satu sentra penyuplai sayur ke daerah-daerah lainnya. Dirinya sendiri, saat ini harga cabai masih berada di angka Rp 28.000 perkilo, kentang Rp 8.000 perkilo, dan kacang panjang Rp 9.000 perkilo.
"Kalau di sini, dari dulu juga memang harga stabil biarpun mau puasa. Karena kan di sini penghasil sayur juga. Paling kalau cuaca enggak bagus baru mahal sayur ini, karena enggak bagus kualitasnya," katanya.
Gunawati mengaku, biasanya kenaikan harga baru terlihat pada sepekan jelang hari raya Idul Fitri. Dirinya menyebutkan, jenis-jenis sayuran yang biasanya mengalami lonjakan harga adalah yang dibutuhkan untuk membuat masakan khas lebaran.
Kisah Bupati Cantik Talaud Sri Wahyumi: Sosialita, Pelesiran Tanpa Izin, Didepak PDIP, dan Kena OTT
Kapolda Sumut Ajak Buruh Happy-happy dan Kulineran di Lapangan Merdeka: Saya Juga Buruh Negara
Seperti contohnya adalah kentang, kacang panjang, serta lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pedagang-bumbu-dapur-di-pasar-tradisional-kabanjahe-dina-sinaga.jpg)