LAPAS NARKOTIKA RUSUH

Napi Ini Beberkan Chaos Lapas Narkotika Langkat dan Alasan Menolak Kehadiran Polisi Pascarusuh

Tadi gara-gara dipukuli warga kami bang, capek lah bang, sampe peyot-peyot lah. Sama makanan

Napi Ini Beberkan Chaos Lapas Narkotika Langkat dan Alasan Menolak Kehadiran Polisi Pascarusuh
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Napi Lapas Narkotika Langkat Farid Maulana terlihat santai usai kerusuhan antara napi dengan petugas lapas, Kamis (16/5/2019) 

"Kawan kami pula dipukuli orang itu sampai keluar taiknya bang.

Cemana lah kami gak marah kali.

Udah itu makanan suka-suka orang lapas aja bagikannya.

Polisi kalau bisa gak usah ada disini, kami benci polisi.

Polisi yang mengedarkan sabu di negara ini, di lapas oramg itu juga, orang itu yang nangkap kami" ujar napi bertatto di lengannya.

Kerusuhan mereda Kamis (16/5/2019) sekitar pukul 17.00 WIB, setelah permintaan napi bernegoisasi dipenuhi.

Hasil negoisasi terdapat 27 poin tuntutan dan protes yang dialami para narapidana.

Di antaranya terkait perlakuan petugas terhadap napi yang tidak manusiawi, fasilitas kesehatan minim dan berbayar, Justice collaboration regulasi, pengurusan remisi sesuai aturan, fasilitas dipungut biaya dan minim, kunjungan keluarga dibatasi, jangan ada lagi jual beli makanan, ada perpindahan ruangan tanpa alasan, pungli administrasi, ibadah dibatasi, pengurusan pembebasan bersyarat sudah bayar tapi tidak dibebaskan, dan keluhan terkait lapas yanh over kapasitas.

Dalam tuntutannya yang dituangkan dalam beberapa secarik kertas, napi minta Kalapas (B. Sitepu) dicopot, pergantian Kepala Trantib karena suka aniaya napi wanita, waktu tutup kereng ditambah, remisi jangan diundur, pengurusan PB administrasi minta jangan dipersulit, register F tidak ada, harga kantin diturunkan, dan minta Karupam jangan non-muslim semua.

Dari tuntutan juga diketahui, Kalapas bisnis pulsa, dan ada dugaan istri Kalapas ikut campur urusan di dalam Lapas.

Halaman
123
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved