Homestay dan Desa Wisata di Sekitar Danau Toba Berbenah
Sejumlah desa di sekitar Danau Toba akan mendapatkan bekal dari Kementerian Pariwisata.
Penulis: Arjuna Bakkara |
TRIBUN-MEDAN.com-Sejumlah desa di sekitar Danau Toba akan mendapatkan bekal dari Kementerian Pariwisata.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata Dadang Rizki Ratman, Bimtek digelar terpisah di dua kabupaten, yaitu Toba Samosir dan Humbang Hasundutan. Kegiatan ini akan diawali dari dua desa di Toba Samosir, Jumat (17/5/2019).
Katanya, sesi pertama digelar di Huta Lumban Binanga, Desa Djangga Dolok, Lumban Julu, pukul 09.00-11.00 WIB. Tepatnya melalui ‘Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Homestay dan Desa Wisata’. Harapannya, Danau Toba semakin kaya dengan Amenitas dan Atraksi. Sehingga wisatawan akan lebih berdatangan.
Pada hari yang sama, Bimtek juga digelar di Desa Parhitean, Pintu Pohan Meranti. Di sini, Bimtek dilakukan pukul 14.00-16.00 WIB.
Sedangkan Sabtu (18/5), giliran 2 desa di Humbang Hasundutan yang mendapat pencerahan. Diawali dari Desa Nagasaribu, Lintongni Huta, pukul 09.00-11.00 WIB. Rangkaian Bimtek pun ditutup di Huta Sitangkubang, Siponjot Silaban, Lintongni Huta.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata Dadang Rizki Ratman, menilai Kawasan Danau Toba memiliki potensi besar.
“Potensi besar dimiliki Kawasan Danau Toba. Destinasi ini terus tumbuh positif. Keberadaan Bimtek Pengembangan Homestay dan Desa Wisata akan semakin menguatkan posisi Danau Toba. Sebab, ada banyak sekali transformasi pengetahuan. Di situ juga terbuka untuk pengembangan ide dan gagasan,” ungkap Dadang.
Menurutnya, bimtek bertujuan menaikkan kualitas desa wisata. Sebab, kemampuan dan wawasan sumber daya manusianya terus di-upgrade. Selain fisik desa wisata, pelayanan terhadap wisatawan pun akan semakin bagus.
“Dengan begitu, wisatawan akan terkesan. Selain kembali lagi, wisatawan juga akan merekomendasikannya kepada publik,” terang Dadang lagi.
Selaim membekali SDM dengan Bimtek, Kemenpar juga memberikan beragam fasilitas penunjang buat homestay dan desa wisata. Untuk Kabupaten Toba Samosir, ada tiga desa yang akan menerima bantuan dari Kemenpar. Ada Desa Wisata Jangga Dolok, Desa Wisata Sigapiton, dan Desa Wisata Parhitean.
Desa Wisata Jangga Dolok (20 paket) dan Desa Parhitean dan Desa Sigapiton mendapatkan dukungan 10 paket.
Setiap paketnya terdiri dari 1 springbed, 2 bantal, dan 2 guling. Bentuk lain berupa 1 sprey, 1 bed cover, juga 1 buku tamu. Serah terima secara simbolis sebelumnya sudah dilakukan Kamis (4/4) di Desa Sigapiton.
Dukungan sama juga akan diterima desa di Humbang Hasundutan. Ada 2 desa penerima di sini, yaitu Desa Wisata Nagasaribu (20 Paket) dan Desa Wisata Siponjot Silaban (10 Paket).
Sedangkan Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional I Kemenpar Lokot Ahmad Enda menjelaskan, Bimtek dan dukungan fasilitas penunjang menjadi modal positif.
“Bimtek dan fasilitas dukungan Kemenpar menjadi modal yang bagus. Pengelola Homestay dan Desa Wisata memiliki pengetahuan luas terkait destinasi. Mereka juga mendapatkan modal kerja berupa paket bantuan. Dengan kreativitasnya, semua elemen ini diolah. Semua untuk optimalisasi potensi alam dan budaya luar biasa di Kawasan Danau Toba,” jelas Lokot.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/desa_wisata_danau_toba.jpg)