Suami Teriak 'Allahu Akbar' Langsung Roboh Ditebas Pelaku, Istri Tewas Terbungkus Karung Plastik
Pembunuhan sadis terjadi di perumahan Griya Bandung Indah, Minggu (20/5/2019) malam. Jihan Nur Shofia yang ditemukan tewas dibungkus plastik
TRIBUN-MEDAN.com - Pembunuhan sadis terjadi di perumahan Griya Bandung Indah, Minggu (20/5/2019) malam.
Korbanya Jihan Nur Shofia (28) yang ditemukan tewas terbungkus karung plastik di rumahnya.
Penemuan ini berawal dari suami korban yakni Feri Fadil mengejar seseorang yang diduga pelaku.
Beberapa saat setelah itu, ditemukan Jihan sudah meninggal.
Yulius Widodo (39) warga setempat mengatakan, peristiwa tersebut menimpa tetangganya, yang tinggal tepat di samping rumahnya di Blok H2 Nomor 12, RT 05/13, Kompleks GBI.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar waktu Isya.
"Pas pulang dari salat Isya (dan Tarawih) di sini ada rame-rame, tapi saya enggak tahu ada apa kirain ribut-ribut biasa aja," katanya.
"Ternyata Om Feri keluar rumah sampai berdarah-darah di bagian lehernya," ucapnya.
Menurutnya korban sempat mengejar pelaku hingga di depan rumah. Namun pelaku langsung melarikan diri.
Tidak mampu menahan luka di tubuhnya, korban langsung ambruk di depan rumah.
Polisi menyebut korban upaya pembunuhan terhadap Feri Fadil (34) di Kecamatan Bojong Soang sempat meneriakkan takbir saat pelaku kabur meninggalkan rumahnya di Komplek Griya Bandung Indah.
"Keterangan saksi, mendengar orang berteriak Allahu Akbar di rumah korban dan saksi langsung menghampiri," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/5).
Saksi ternyata melihat Feri berlumuran darah sambil merangkak dan menunjuk arah pelaku melarikan diri.
Feri juga sempat berkata bahwa pelaku tersebut pembunuh.
"Saksi sempat berusaha mengejar pelaku tapi dilarang oleh korban karena pelaku membawa senjata tajam. Saksi lalu mengevakuasi korban ke rumah orangtuanya masih di kawasan komplek menggunakan motor," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lokasi-pembunuhan-terhadap-jihan-nur-shofia-28-di-gbi-bojongsoang.jpg)