Jokowi Menang, Djoko Setiadi Mendadak Dicopot, Hinsa Siburian Langsung Dilantik Jadi Kepala BSSN

Karir Djoko Setiadi sebagai Kepala BSSN hanya 1 tahun 4 bulan. Belum diketahui alasan Jokowi menunjuk Hinsa Siburian untuk menggantikan posisi Djoko.

Jokowi Menang, Djoko Setiadi Mendadak Dicopot, Hinsa Siburian Langsung Dilantik Jadi Kepala BSSN
TNI AD
Jenderal Mulyono (tengah) bersalaman komando dengan Mayjen Tatang Sulaiman (kanan) dan Letjen Hinsa Siburian seusai pelantikan di Gedung AH Nasution, Mabes AD, Jakarta, Selasa (31/10/2017). 

Dari rekam jejaknya, Hinsa sejak menyandang pangkat perwira pertama hingga perwira menengah Letnan Kolonel, malang melintang di satuan baret merah Kopassus.

Jenderal Mulyono (tengah) bersalaman komando dengan Mayjen Tatang Sulaiman (kanan) dan Letjen Hinsa Siburian seusai pelantikan di Gedung AH Nasution, Mabes AD, Jakarta, Selasa (31/10/2017).
Jenderal Mulyono (tengah) bersalaman komando dengan Mayjen Tatang Sulaiman (kanan) dan Letjen Hinsa Siburian seusai pelantikan di Gedung AH Nasution, Mabes AD, Jakarta, Selasa (31/10/2017). (TNI AD)

Dikutip dari Wikipedia, Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa Siburian lahir di Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada 28 Oktober 1959.

Dia adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan terbaik Akmil tahun 1986.

Sejak 18 Agustus 2015 sampai dengan 25 April 2017 ia menjabat sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih menggantikan Mayjen TNI Fransen G. Siahaan.

Siapa Djoko Setiadi ?

Djoko menjabat Kepala Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) sejak 2011.

Ia kembali menjabat Kepala Lemsaneg untuk periode kedua dan dilantik Presiden Joko Widodo pada 8 Januari 2016 lalu.

Namun, untuk menyesuaikan dengan kondisi terkini, Lemsaneg kemudian direvitalisasi menjadi BSSN. Djoko pun tetap dipercaya memimpin BSSN dan dilantik Jokowi pada hari ini.

Dikutip dari akun Twitter resmi BSSN (@bssn_ri), Djoko lahir di Surakarta dari keluarga sederhana. Ia memiliki delapan saudara.

Djoko menempuh pendidikan SMA di Jakarta dan tinggal bersama kakak kandungnya. Selepas SMA, ia terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Halaman
1234
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved