Jelang Lebaran, Dinas Perhubungan Sumut Gelar Ramp Check di Terminal Kabanjahe

Pengecekan ini kita lakukan untuk antisipasi kendaraan lebaran, terutama yang berjenis Antar Kota Dalam Provinsi

Jelang Lebaran, Dinas Perhubungan Sumut Gelar Ramp Check di Terminal Kabanjahe
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Dishub Provinsi Sumatera Utara menggelar pemeriksaan kendaraan di Terminal Kabanjahe, Jalan Veteran, Kabanjahe, Minggu (26/5/2019). Pemeriksaan ini ditujukan untuk mengecek kesiapan kendaraan mengangkut penumpang pada arus mudik 2019. 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Jelang arus mudik yang tinggal menghitung hari, tentunya kesiapan akan angkutan lebaran sangat diperhatikan.

Untuk memastikan seluruh kendaraan layak untuk mengangkut penumpang, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara menggelar inspeksi keselamatan (Ramp Check) di Terminal Kabanjahe. Pada inspeksi ini, Dishub dibantu oleh personel Satlantas Polres Tanah Karo, dan Jasa Raharja. 

Kepala Unit Pelayan Terpadu Pengelolaan Sarana dan Prasarana Perhubungan (UPT PSPP) Kabanjahe Dameria Tampubolon, mengungkapkan pengecekan ini ditujukan untuk antisipasi ketidaksiapan kendaraan mengangkut penumpang.

Terlebih, pada saat arus mudik pengguna kendaraan umum akan lebih banyak dari hari biasanya. Dirinya menyebutkan, pengecekan ini akan digelar hingga tanggal 10 Juni mendatang.

"Pengecekan ini kita lakukan untuk antisipasi kendaraan lebaran, terutama yang berjenis Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Selain di sini, nanti pemeriksaan juga kita lakukan ke tiga kabupaten lainnya, sperti Dairi, Pakpak Bharat, dan Samosir," ujar Dameria, Minggu (26/5/2019).

Dameria mengaku, pada pemeriksaan kali ini sama seperti pemeriksaan hanya menyasar kondisi angkutan yang biasa mengangkut penumpang. Dirinya mengatakan, ada tiga tahap yang menjadi poin penting pada pemeriksaan ini. Yaitu unsur teknis, administrasi, dan pendukung.

Wanita berbaju putih itu menyebutkan, untuk unsur teknis meliputi kelengkapan kendaraan sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Dirinya mengatakan, untuk teknis sendiri pihaknya menggaris bawahi beberapa item. Seperti keadaan dan fungsi ban, rem, lampu utama, lampu sein, dan lampu rem.

"Misalnya ban, kalau ban sudah melebihi batas wajar walaupun dia vulkanisir tapi tidak terlihat lagi tanda segi tiganya, itu sudah tidak kita berikan rekomendasi untuk jalan lagi. Lampu-lampu juga harus menjadi perhatian untuk melakukan perjalanan malam," katanya.

Sementara untuk unsur administrasi, pihaknya memeriksa kelengkapan tentang kelengkapan surat-surat kendaraan. Seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM) supir, hingga kartu pengujian kendaraan secara berkala (Kir). Dan pemeriksaan unsur pendukung, meliputi petunjuk kecepatan laju kendaraan, sistem pembersih kaca (wiper), sabuk pengaman, hingga klakson.

"Bagi kendaraan yang tidak lulus Ramp Check, tidak akan kasih kita rekomendasi untuk jalan, sebelum pemilik melengkapi unsur-unsur yang kita tetapkan. Kalau mereka memaksa untuk jalan dengan kondisi seperti itu, maka resiko di jalan akan menjadi tanggung jawab mereka," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved