Hindari Kolesterol di Momen Lebaran, Ini 10 Makanan Penurun Kolesterol Selain Terong, Apel dan Jeruk

Hindari Kolesterol di Momen Lebaran, Ini 10 Makanan Penurun Kolesterol Selain Terong, Apel dan Jeruk

Editor: Salomo Tarigan
shutterstock
Hindari Kolesterol di Momen Lebaran, Ini 10 Makanan Penurun Kolesterol Selain Terong, Apel dan Jeruk 

TRIBUN-MEDAN.COM - Hindari Kolesterol di Momen Lebaran, Ini 10 Makanan Penurun Kolesterol Selain Terong, Apel dan Jeruk.

//

Lebaran sudah berada di depan mata, berkumpul dengan keluarga dan menghabiskan hidangan sudah menjadi budaya kita.

Baca: Tanpa Ani Yudhoyono, Lebaran Pertama SBY tanpa Istri Tercinta dan Suasana Kediaman SBY di Cikeas

Baca: Ulik 4 Makanan Kesukaan Ani Yudhoyono, Termasuk Goreng Tepung, Cabe Rawit dan Sambal

Hindari Kolesterol di Momen Lebaran, Ini 10 Makanan Penurun Kolesterol Selain Terong, Apel dan Jeruk
Hindari Kolesterol di Momen Lebaran (Thinkstock)

Banyak hidangan yang khas di hari kemenangan untuk umat muslim ini, seperti opor ayam, ketupat, rendang, sambal goreng ati dan makanan lain banyak di hidangkan pada momen ini.

Kebanyakan masakan saat lebaran mengandung santan yang tentu saja memanjakan lidah penikmatnya.

Sayangnya, banyak dari kita yang lupa bahwa makanan yang mengandung santan dapat memicu naiknya kolesterol.

Jika sudah terlanjur mengonsumsi banyak makanan yang mengandung santan, maka kita harus segera mengendalikan agar tidak berlebihan.

Kolesterol dapat memicu penyakit seperti stroke hingga serangan jantung.

Ilustrasi
Ilustrasi (SHUTTERSTOCK)

Melansir dari hallosehat.com, dalam tubuh manusia terdapat senyawa kolesterol yang sifatnya mirip dengan lemak.

Senyawa ini hidup secara alami dalam setiap bagian tubuh manusia seperti otak, saraf, otot, usus, hati dan jantung.

Kolesterol datang melalui dua sumber, yaitu diproduksi oleh hati atau lewat makanan yang kita konsumsi.

 Normalnya angka kolesterol yang disarankan para dokter dibawah 200 miligram per desiliter (mg/dl).

Jika kamu melakukan tes kadar kolesterol, pastikan kamu mendapatkan rincian hasil HDL (lemak baik) dan LDL (lemak jahat).

Kadar HDL yang baik adalah 60 mg/dl, tapi semakin tinggi angkanya justru semakin baik.

 Sementara itu kadar LDL yang aman adalah di bawah 100 mg/dl.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved