Malaysia Gempar, Skandal Video Mirip Menteri Ekonomi Azmin Ali Intimi Seorang Pria

Kemarin di Malaysia, viral video homoseksual yang diduga diperankan oleh Mohamed Azmin Ali dengan seorang pria.

Istimewa
Screenshot video skandal Menteri Ekonomi Malaysia, Azmin Ali 

TRIBUN-MEDAN.com - Malaysia dibuat gempar usai video tidak senonoh diduga mirip Menteri Perekonomiannya beredar ke publik. 

Setelah sebelumnya dihebohkan kasus skandal asusila pejabat tinggi, kini Malaysia kembali diguncang kasus penyimpangan seksual.

Setelah bertahun-tahun silam mantan Wakil Perdana Menterinya Anwar Ibrahim terjerat kasus Sodomi, kini Menteri Perekonomian Malaysia, Mohamed Azmin Ali terjerat kasus serupa.

Kemarin di Malaysia, viral video homoseksual yang diduga diperankan oleh Mohamed Azmin Ali dengan seorang pria.

Mengutip thestar.com.my, Kamis (13/6/2019) pria yang berada di dalam video bernama Muhammad Haziq Abdul Aziz yang bersama Azmin Ali.

Dia mengakui jika dirinya memang mempunyai hubungan spesial dengan Menteri Perekonomian Malaysia itu.

Melalui unggahan di laman facebooknya Haziq mengakui jika dirinyalah pemeran di video homoseksual tersebut.

Menteri Perekonomian Terkait Skandal Video Homoseksual Tak Senonoh, Ini Video Pengakuan Pasangan
Haziq Aziz (kiri) dan Mohamed Azmin Ali (kanan)

"Saya, Haziq Aziz, membuat pernyataan, bersumpah bahwa saya adalah individu dengan (Menteri) dalam video yang viral kemarin. Video itu diambil tanpa izin saya pada 11 Mei selama pemilihan sela di Sandakan, di kamarnya di Hotel Four Points,"ungkapnya.

Haziq juga meminta agar MACC (KPK-nya Malaysia) menyelidiki Azmin Ali terkait korupsi.

"Saya mendesak MACC (Komisi Anti Korupsi Malaysia) menyelidiki (dia) dalam kasus korupsi," katanya lagi.

Namun pengakuan ini Haziq ini malah ditolak keras oleh PM Malaysia Mahathir Mohamad yang menuding ada agenda politik dibalik kasus ini.

Haziq juga mengaku dirinya disuruh bungkam oleh seorang pria yang ia sebut sebagai antek pemerintah agar tak membocorkan apa yang sebenarnya terjadi.

"Dia memaksa saya untuk menyangkal bahwa itu adalah Anda dalam video viral dan meminta saya berbohong."

"Saya meminta lebih banyak waktu untuk berkonsultasi dengan orang tua saya dan ini membuat mereka marah."

"Setelah saya menolak, ia membuat ancaman dan berkata 'Kasus ini akan ditutup dalam 48 jam kedepan."

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved