Pilpres 2019

Bambang Widjajanto Uraikan 3 Keberhasilan Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga di Sidang MK

Bambang Widjajanto Uraikan 3 Keberhasilan Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga di Sidang MK

Bambang Widjajanto Uraikan 3 Keberhasilan Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga di Sidang MK
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Ketua Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi Apungkan Quote Eks Diktator Nikaragua saat Pembacaan Gugatan. Bambang Widjojanto. #Bambang Widjajanto Uraikan 3 Keberhasilan Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga di Sidang MK. (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO) 

Bambang Widjajanto Uraikan 3 Keberhasilan Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga di Sidang MK

"Bagian yang pertama adalah kita mempunyai ruang yang cukup menjelaskan kombinasi antara permohonan yang berisi kualitatif dan permohonan yang berisi kuantitatif," ujar Bambang.

TRIBUN-MEDAN.com - Setelah melaksanakan sidang perdana sengketa pemilihan presiden (pilpres) 2019, Ketua Tim Kuasa Hukum 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Bambang Widjojanto memberikan tanggapan.

Dikutip dari YouTube Macan Idealis, Bambang mengatakan ada tiga hal yang menarik dan dianggap sebagai keberhasilan tim Prabowo-Sandi di sidang pertama, Sabtu (15/6/2019).

"Pak ada perkembangan apa gimana setelah selesai sidang pertama apa yang menarik pak? Yang kira-kira perlu teman-teman netijen ini tahu?," tanya pemilih channel YouTube Macan Idealis, Vasco Ruseimy.

"Sidang itu berlangsung kira-kira hampir 3-4 jam khusus untuk membaca permohonan saja dengan jeda salat Jumat dan itupun sebenarnya tidak semuanya yang dalam permohonan kita itu kita bisa bacakan dengan agak jelas dan tuntas karena kita dikejar waktu. Yang kedua sebenarnya yang paling menarik," ujar Bambang Widjojanto.

Vasco lalu memotong soal bacaan permohonan yang tak tuntas.

Yakni soal adanya jaringan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tak jadi dilontarkan saat sidang perdana.

Bambang lalu menerangkan soal tiga hal yang dianggap menarik dan merupakan keberhasilan bagi kubu 02.

"Bagian yang pertama adalah kita mempunyai ruang yang cukup menjelaskan kombinasi antara permohonan yang berisi kualitatif dan permohonan yang berisi kuantitatif," ujar Bambang.

Halaman
123
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved