Protes Banyak Jalan Berlubang di Tigaras, Warga Pancing Ikan di Kubangan

Warga Kecamatan Dolok Pardamean memprotes kondisi jalan yang banyak berlubang dengan aksi memancing di kubangan jalan, Selasa (18/6/2019).

Protes Banyak Jalan Berlubang di Tigaras, Warga Pancing Ikan di Kubangan
Tribun Medan/Tommy Simatupang
Warga menunjukkan kekesalan dengan memancing di kubangan di jalan menuju Tigaras Kabupaten Simalungun, Selasa (18/6/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Warga Kecamatan Dolok Pardamean memprotes kondisi jalan yang banyak berlubang dengan aksi memancing di kubangan jalan, Selasa (18/6/2019). 

Ruas jalan menuju Kawasan Danau Toba Tigaras masih masih dibiarkan bertahun-tahun rusak parah. Hampir sepanjang jalan menuju Tigaras kupak-kapik.

Lubang besar siap menghadang pengendara. Apalagi saat musim penghujan, lubang besar itu berubah menjadi kubangan. 

"Kami meminta pemerintah mengambil langkah perbaikan insfrastruktur jalan menuju objek wisata Danau Toba Tigaras demi kelancaran arus transportasi bagi kelangsungan orang banyak," ujar N Nainggolan (45), warga setempat.

Baca: FOTO-FOTO Jalan Rusak dan Banyak Batu Kerikil di Jalan Panglima Nyak Makam Medan

Baca: Jalan Rusak Tewaskan Pengendara di Siantar, Praktisi Hukum: Wali Kota Bisa Dipenjara Lima Tahun!

Baca: VIDEO: Kecelakaan di Jalan Lintas Siantar- Parapat (Danau Toba)

Menurutnya, perbaikan infrastruktur dapat menunjang perekonomian warga. Masyarakat menilai banyak wisatawan yang enggan ke Kawasan Danau Toba Tigaras karena infrastruktur jalan yang sangat jelek.

Aksi warga memprotes jalan rusak di Tigaras, Simalungun, Selasa (18/6/2019).
Aksi warga memprotes jalan rusak di Tigaras, Simalungun, Selasa (18/6/2019). (Tribun Medan/Tommy Simatupang)

"Kami mendukung pemerintah menjadikan Danau Toba sebagai objek wisata. Namun, bila kondisi jalan rusak parah seperti ini terus dibiarkan, pemerintah dinilai hanya memberi harapan yang tak pasti. Kiranya perbaikan jalan menuju objek wisata Danau Toba Tigaras segera diperbaiki,"ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani mengharapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memberikan perhatian serius pada kondisi jalan Simpang Raya-Tigaras.

"Ruas jalan Simpang Raya-Tigaras telah ditingkatkan statusnya dari jalan kabupaten menjadi jalan provinsi. Terkait kerusakan jalan tersebut kini menjadi wewenang provinsi untuk memperbaikinya.
Soal ganti rugi lahan dan bangunan milik masyarakat dinilai menjadi tanggungjawab Pemkab, sedangkan dana perbaikan jalan dari APBD Provinsi,"ujarnya.

Dia meminta Pemkab Simalungun berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mewujudkan perbaikan pelebaran jalan tersebut.

"Kami pastikan dengan perbaikan jalan Simpang Raya-Tigaras arus transportasi semakin cepat dan nyaman menuju Danau Toba Tigaras. Wisatawan makin tertarik mengunjungi Danau Toba sehingga kelak berdampak terhadap peningkatan pendapatan warga dan pendapatan asli daerah," pungkasnya. (tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved